Selesaikan Masalah Anak, Pemkab Luwu Utara Bermitra dengan LKSA

Minggu, 14 Agustus 2022 - 08:51 WIB
loading...
Selesaikan Masalah Anak,...
Pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang diselenggarakan Dinas Sosial Luwu Utara. Foto/Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara , Indah Putri Indriani, membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang diselenggarakan Dinas Sosial Luwu Utara, di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara, Kamis (11/8/2022).

Pembinaan ini bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan kepada Pengurus LKSA dalam menyediakan lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhan kasih sayang anak, kelekatan dan permanensi melalui keluarga pengganti atau pengasuhan alternatif yang berbasis hak anak.

Kegiatan ini dihadiri tujuh LKSA se-Kabupaten Luwu Utara . Adapun materi dalam pembinaan ini dibawakan oleh Elysa Fatimah Primeira Annisa, seorang psikolog/konselor anak yang sekaligus merupakan Ketua Unit Dharma Wanita Rumah Tahanan Kelas II B Masamba.

Dalam sambutannya, Bupati Indah Indah Putri Indriani menyebutkan bahwa dalam sebuah bangsa, anak memegang peranan penting, terutama menjelang bonus demografi pada kisaran 2030-2040 mendatang.

Baca Juga: Gubernur Dorong Luwu Utara Jadi Poros Ekonomi Baru di Sulsel

“Kalau kita tidak mengisi waktu anak-anak kita dengan sesuatu yang bermakna, yang positif, yang dapat membentuk karakternya untuk menghadapi masa depan, yang tantangannya jauh lebih berat, maka kita bisa bayangkan kira-kira seperti apa mereka dalam menghadapi masanya nanti, termasuk menjelang masa bonus demografi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kalau bonus demografi itu hanya dalam batasan kuantitas, sehingga itu bisa menjadi beban bagi pembangunan.

“Bayangkan kalau SDM kita tidak berkualitas, atau apabila dia memiliki kompetensi, tetapi tidak berkarakter baik, tidak terbentuk secara personal, tidak baik secara spiritual, tidak stabil secara emosi, walaupun dia memiliki kecerdasan intelektual, maka itu tidak berarti banyak,” papar dia.

Olehnya itu, keluarga menjadi benteng terdepan untuk membentuk SDM yang memiliki kompetensi, berkarakter dan berkualitas. “Tak semua anak beruntung memiliki orang tua yang sempurna, hidup dan tinggal di satu atap yang sama, yang kemudian menyebabkan mereka tidak mendapatkan haknya dan pendampingan yang tepat,” imbuh dia.

Maka dari itu, lanjut dia, Pemkab Luwu Utara akan mendorong lembaga-lembaga terkait, salah satunya LKSA, untuk menjangkau anak-anak itu, termasuk di dalamnya anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

“Keluarga yang diharapkan memberikan pendampingan, dan diharapkan bisa memenuhi hak anak, ternyata tak mampu memenuhi hal itu dengan berbagai alasan. Ini menjadi PR kita. Untuk itu, pemerintah mendorong lembaga-lembaga untuk melakukan penjangkauan,” terangnya.

Ia menekankan, keberadaan LKSA memiliki peran penting dalam menyelamatkan anak-anak yang merupakan penerus bangsa.

“Peran kita sangat strategis, sangat penting, dan mulia. Satu anak yang sempurna, dalam pemberian haknya yang kemudian membentuk karakternya, dalam melakukan pembimbingan, pendampingan, maka satu anak itu memilik arti yang besar dan banyak bagi bangsa,” jelasnya.

Ibu dua anak ini berharap LKSA dapat lebih masif melakukan kolaborasi dengan pemerintah demi mendukung pendampingan anak-anak yang tidak hanya cukup dengan bekal mental, spiritual, dan intelektual.

Baca Juga: Wabup Luwu Utara Harap Pramuka Bangun Generasi Tangguh

“Kami berharap kolaborasi antara pemda dan LKSA, dengan pemerintah kecamatan dan desa, semakin dimasifkan. Misalnya ingin mengembangkan skill anak-anak kita. Nah, itu boleh dikomunikasikan dengan kita, apakah pemda memfasilitisi berbagai lembaga lain yang punya program untuk datang ke LKSA atau anak-anak yang punya minat tersebut, kita kirim ke berbagai lembaga, termasuk yang dibawahi LKSA,” papar dia.

Dikatakannya, anak-anak tak cukup dikuatkan mentalnya, spiritualnya, dan intelektualnya, tetapi juga harus dibekali dengan keterampilan. “Ketika dianggap sudah cukup dewasa, sudah bisa mandiri, kita lepas mereka ke dalam masyarakat untuk memberikan arti yang lebih banyak, serta bermanfaat kepada orang lain,” terangnya.

Lanjut ia mengatakan, sudah saatnya anak-anak mulai disiapkan dari hulu ke hilir. Artinya apa, bahwa anak-anak ini disiapkan mentalnya, emosianalnya, spiritualnya dan intelektualnya, baru kemudian dilengkapi dengan keterampilan.

“Setelah itu, barulah kita lepas dia dengan bantuan modal, mulai dari ultramikro dan ke depan, merekalah yang akan membuka lapangan kerja, sehingga lengkap dan paripurna bantuan pendampingan yang kita berikan kepada anak-anak ini,” pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Tak Ulas Visi Misi,...
Tak Ulas Visi Misi, Suaib Mansur Banyak Curhat dan Minta Dukungan
Pencarian Korban Bencana...
Pencarian Korban Bencana Banjir Luwu Utara Terus Dilakukan
Warga Sulsel di Jayapura...
Warga Sulsel di Jayapura Galang Bantuan untuk Bencana Masamba
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo untuk 2 Guru Luwu Utara
Dua Guru Luwu Utara...
Dua Guru Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo
Prabowo Pulihkan Nama...
Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru yang Dipecat di Luwu Utara, Istana: Pahlawan Harus Dilindungi
Rekomendasi
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Berita Terkini
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved