Sukabumi Membara, Gudang Limbah Pabrik Sepatu Terbakar Hebat

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 20:02 WIB
loading...
Sukabumi Membara, Gudang Limbah Pabrik Sepatu Terbakar Hebat
Gudang limbah pabrik sepatu di Kampung Dangedur RT 13/RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar Jumat (12/8/2022). (Ist)
A A A
SUKABUMI - Gudang limbah pabrik sepatu di Kampung Dangedur RT 13/RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar Jumat (12/8/2022). Hingga pukul 19.00 WIB, api belum juga dipadamkan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, Ade mengatakan kebakaran gudang limbah yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB ini, belum diketahui secara pasti penyebab asal muasal api yang membakar gudang limbah tersebut.

"Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang bernama Coki. Dia kaget saat melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal keluar dari gudang limbah, lalu ia melapor kepada aparat setempat. Setelah itu, kita langsung meminta bantuan ke pemadam kebakaran," ujar Ade kepada MNC Portal Indonesia.

Setelah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran, lanjut Ade, tidak lama setelah itu, tiga unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari satu unit Damkar milik PT GSI Sukalarang dan dua unit mobil damkar lainnya dari Pos Damkar Sukaraja langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

"Untuk penyebab kebakaran dan jumlah kerugian yang dialami, belum kita ketahui. Sebab, semua petugas masih fokus untuk pemadamannya," ujar Ade.

Baca: Pasutri Bikin Video Porno, Adegan Ranjang Bertiga dengan Ojol dan Bule untuk Prank.

Sementara itu Wakil Komandan Pos Damkar Sukaraja, Asep Rahmat mengatakan bahwa kobaran api yang terjadi sangat besar dan hingga 2,5 jam api belum dapat dipadamkan. Petugas masih berjibaku menjinakkan api yang masih berkobar.

Baca Juga: Miris, Pria Ini Kirim Surat ke Jokowi Minta Pembunuh Istri dan Anak Gadisnya Ditangkap.

"Saat ini api masih belum padam, 3 unit mobil pemadam kebakaran masih memadamkan api. Bahan limbah yang mudah terbakar menyulitkan proses pemadaman api," ujar Asep.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1453 seconds (10.177#12.26)