Pemerintah Pastikan Bansos COVID-19 Juga untuk Kaum Disabilitas
Senin, 27 April 2020 - 10:13 WIB
loading...
Pemerintah memastikan bantuan sosial (bansos) tidak hanya menjangkau masyarakat umum terdampak wabah corona (Covid-19) tapi juga lansia dan penyandang disabilitas. Foto/Koran SINDO/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memastikan bantuan sosial (bansos) tidak hanya menjangkau masyarakat umum terdampak wabah corona (COVID-19). Bantuan sosial COVID-19 juga menyasar kelompok rentan, yakni orang dengan lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Komitmen itu ditandai dengan peluncuran bantuan sembako kepada 4.763 lansia oleh Presiden Jokowi (24/4) dan 7.072 penyandang disabilitas oleh Menteri Sosial Juliari Batubara. Total ada 11.835 paket sembako didistribusikan kepada lansia dan penyandang disabilitas terdampak COVID-19.
"Di samping kepada masyarakat umum yang terdampak, kita juga harus perhatikan saudara-saudara kita yang memiliki kebutuhan khusus dan rentan terhadap COVID-19 seperti lansia dan penyandang disabilitas. Jadi kaum rentan ini jangan luput dari perhatian kita,” ujar Juliari saat menyerahkan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas di Yayasan Pembina Sekolah Luar Biasa Frobel Montessori, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.
Juliari menjelaskan, pemberian bansos sembako juga telah dilakukan kepada para lansia di kawasan DKI Jakarta. Mereka diharapkan terjamin kebutuhan dasar selama bulan Ramadan ini. “Pandemi COVID-19 ini sangat berdampak terhadap lanjut usia. Maka melalui bansos ini kita pastikan di bulan Ramadan lansia mendapatkan bahan makanan yang baik dan bergizi agar terhindar dari pandemi COVID-19," harapnya.
Dirjen Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat, mengatakan, bansos sembako tersebut senilai Rp300.000, terdiri atas beras, minyak goreng, kecap, sambal, mi instan, kornet, sarden, susu, teh celup dan sabun mandi. Bansos akan disalurkan dua kali dalam sebulan sehingga total bansos sembako Rp600.000/KK/bulan. “Bansos sembako ini disalurkan selama 3 bulan mulai April 2020,” katanya.
Komitmen itu ditandai dengan peluncuran bantuan sembako kepada 4.763 lansia oleh Presiden Jokowi (24/4) dan 7.072 penyandang disabilitas oleh Menteri Sosial Juliari Batubara. Total ada 11.835 paket sembako didistribusikan kepada lansia dan penyandang disabilitas terdampak COVID-19.
"Di samping kepada masyarakat umum yang terdampak, kita juga harus perhatikan saudara-saudara kita yang memiliki kebutuhan khusus dan rentan terhadap COVID-19 seperti lansia dan penyandang disabilitas. Jadi kaum rentan ini jangan luput dari perhatian kita,” ujar Juliari saat menyerahkan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas di Yayasan Pembina Sekolah Luar Biasa Frobel Montessori, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.
Juliari menjelaskan, pemberian bansos sembako juga telah dilakukan kepada para lansia di kawasan DKI Jakarta. Mereka diharapkan terjamin kebutuhan dasar selama bulan Ramadan ini. “Pandemi COVID-19 ini sangat berdampak terhadap lanjut usia. Maka melalui bansos ini kita pastikan di bulan Ramadan lansia mendapatkan bahan makanan yang baik dan bergizi agar terhindar dari pandemi COVID-19," harapnya.
Dirjen Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat, mengatakan, bansos sembako tersebut senilai Rp300.000, terdiri atas beras, minyak goreng, kecap, sambal, mi instan, kornet, sarden, susu, teh celup dan sabun mandi. Bansos akan disalurkan dua kali dalam sebulan sehingga total bansos sembako Rp600.000/KK/bulan. “Bansos sembako ini disalurkan selama 3 bulan mulai April 2020,” katanya.
Lihat Juga :