Perizinan Usaha Berbasis Risiko Akan Diterapkan di Parepare
Kamis, 04 Agustus 2022 - 16:05 WIB
loading...
Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Parepare, Kamis (4/8/2022). Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Parepare menggelar Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Hotel Bukit Kenari, Kamis (4/8/2022).
Kepala Bidang Pengendalian, Pelaksanaan Penanaman Modal dan Sistem Informasi, Wahida Baco mengatakan, ada sejumlah materi yang diterima para pelaku usaha dalam kegiatan ini.
Baca juga:Tinjau Stadion GBH, Wali Kota Parepare Sebut Bakal Dukung Perekonomian
Dijelaskan Wahida, salah satu materi yang membedakan sosialisasi kali ini dengan yang sebelumnya yakni, menghadirkan pemateri dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Parepare terkait Sistem Informasi Manajemen Pembangunan Gedung (SIM-BG).
Sasarannya, kata Wahida, untuk mencapai target realisasi investasi di Parepare untuk tahun 2022, yaitu sebesar Rp160 miliar. Target itu diberikan oleh Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Sosialisasi, kata Wahida lagi, sekaligus dirangkai dengan rapat persiapan dan evaluasi sebelum bimbingan teknis dengan mengundang para pelaku usaha, melakukan kunjungan lapangan, serta menghubungi para pelaku usaha melalui media sosial WhatsApp.
Baca juga:Penataan Area Parkir Stadion Gelora BJ Habibie Dimaksimalkan
Wahida menambahkan, pihaknya mengimbau agar para pelaku usaha melaporkan kegiatan penanaman modal atau LKPM pada triwulan 3 tahun 2020 tepat waktu.
“Masa pelaporannya pada tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 Oktober, agar realisasi investasi di kota Parepare semakin meningkat dan mencapai target yang telah ditetapkan," tandasnya.
Kepala Bidang Pengendalian, Pelaksanaan Penanaman Modal dan Sistem Informasi, Wahida Baco mengatakan, ada sejumlah materi yang diterima para pelaku usaha dalam kegiatan ini.
Baca juga:Tinjau Stadion GBH, Wali Kota Parepare Sebut Bakal Dukung Perekonomian
Dijelaskan Wahida, salah satu materi yang membedakan sosialisasi kali ini dengan yang sebelumnya yakni, menghadirkan pemateri dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Parepare terkait Sistem Informasi Manajemen Pembangunan Gedung (SIM-BG).
Sasarannya, kata Wahida, untuk mencapai target realisasi investasi di Parepare untuk tahun 2022, yaitu sebesar Rp160 miliar. Target itu diberikan oleh Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Sosialisasi, kata Wahida lagi, sekaligus dirangkai dengan rapat persiapan dan evaluasi sebelum bimbingan teknis dengan mengundang para pelaku usaha, melakukan kunjungan lapangan, serta menghubungi para pelaku usaha melalui media sosial WhatsApp.
Baca juga:Penataan Area Parkir Stadion Gelora BJ Habibie Dimaksimalkan
Wahida menambahkan, pihaknya mengimbau agar para pelaku usaha melaporkan kegiatan penanaman modal atau LKPM pada triwulan 3 tahun 2020 tepat waktu.
“Masa pelaporannya pada tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 Oktober, agar realisasi investasi di kota Parepare semakin meningkat dan mencapai target yang telah ditetapkan," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :