alexametrics

Guci & Tuwel diguyur abu vulkanik Gunung Slamet

loading...
Guci & Tuwel diguyur abu vulkanik Gunung Slamet
Ilustrasi (dok:Istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Sejumlah desa di kaki Gunung Slamet diguyur hujan abu vulkanik. Terdiri dari Desa Guci, dan Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Desa itu berjarak sekitar tujuh hingga delapan kilometer dari puncak Gunung Slamet.

Berdasarkan pantauan langsung, abu terlihat menempel di pakaian dan kendaraan milik warga. Abu vulkanik mulai turun usai erupsi Gunung Slamet hari ini yang memuntahkan asap hingga setinggi 2.000 meter.

"Abu vulkanik terlihat turun sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Meski tak terlalu tebal, abu terlihat jelas menempel di kaca rumah, pakaian, dan kendaraan milik warga," ujar Camat Bojong Muhtadi, kepada Sindonews, Rabu (19/3/2014).



Kendati begitu, dia mengaku, guyuran hujan abu vulkanik yang terjadi hari ini belum mengganggu aktivitas warga dalam bekerja, dan menjalankan rutinitas sekolah. "Belum sampai mengganggu aktivitas warga," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, hari ini Gunung Slamet menyemburkan asap setinggi 2.000 meter. Letusan itu menyemburkan material abu vulkanik berwarna hitam kelabu.

Berdasarkan pengamatan di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, letusan asap cukup kuat, terjadi sekira pukul 08.47 WIB.

"Satu kali letusan terpantau cukup kuat. Material abunya terbawa ke arah barat laut," kata petugas Pos Pengamatan Gambuhan Sukedi.

Baca juga
:
Erupsi, Gunung Slamet semburkan asap setinggi 2.000 meter
(san)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak