Revolusi Pupuk Nasional: Pemerintah Revitalisasi Industri dan Bersihkan Rantai Mafia
Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:43 WIB
loading...
Sektor pertanian Indonesia resmi memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, harga pupuk nasional turun 20% tanpa tambahan anggaran negara. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Sektor pertanian Indonesia resmi memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, harga pupuk nasional turun 20% tanpa tambahan anggaran negara yang sebuah langkah bersejarah yang menandai dimulainya Revolusi Pupuk Nasional.
Gerakan besar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ini untuk merevolusi industri pupuk dari hulu ke hilir agar lebih efisien, bersih, dan bebas mafia.
Baca juga: Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Berlaku Mulai Hari Ini
Amran menegaskan bahwa penurunan harga pupuk ini merupakan hasil nyata dari kebijakan berani Presiden Prabowo untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pupuk nasional.
“Hari ini kita umumkan kabar besar untuk seluruh petani Indonesia, atas arahan Bapak Presiden, kami melakukan revitalisasi sektor pupuk dari hulu ke hilir. Dulu distribusi pupuk harus melalui 12 menteri, 38 gubernur, dan 514 bupati/wali kota, dengan total 145 regulasi. Kini, cukup dari Kementerian Pertanian langsung ke pabrik, dan pabrik langsung ke petani,” kata Amran dalam konferensi pers 1 tahun kinerja pembangunan pertanian pemerintahan Prabowo-Gibran di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (22/10/25).
Gerakan besar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ini untuk merevolusi industri pupuk dari hulu ke hilir agar lebih efisien, bersih, dan bebas mafia.
Baca juga: Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Berlaku Mulai Hari Ini
Amran menegaskan bahwa penurunan harga pupuk ini merupakan hasil nyata dari kebijakan berani Presiden Prabowo untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pupuk nasional.
“Hari ini kita umumkan kabar besar untuk seluruh petani Indonesia, atas arahan Bapak Presiden, kami melakukan revitalisasi sektor pupuk dari hulu ke hilir. Dulu distribusi pupuk harus melalui 12 menteri, 38 gubernur, dan 514 bupati/wali kota, dengan total 145 regulasi. Kini, cukup dari Kementerian Pertanian langsung ke pabrik, dan pabrik langsung ke petani,” kata Amran dalam konferensi pers 1 tahun kinerja pembangunan pertanian pemerintahan Prabowo-Gibran di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (22/10/25).
Lihat Juga :