Silaturahmi dengan Menteri KP, Akmal Malik Paparkan Potensi Perikanan Sulbar

Rabu, 03 Agustus 2022 - 15:28 WIB
loading...
Silaturahmi dengan Menteri...
Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik memaparkan sejumlah potensi perikanan di Sulbar saat silaturahmi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI, Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa, (2/08/2022). Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik memaparkan sejumlah potensi perikanan di Sulbar saat silaturahmi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI, Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa, (2/08/2022).

"Kami memaparkan tentang potensi perikanan Sulbar . Kebutuhan nelayan saat ini serta permasalahan yang muncul untuk membuat nelayan di Tanah Mandar lebih sejahtera di masa datang," kata Akmal Malik.

Baca Juga: Pemprov Sulbar Terima Penghargaan Penanganan Stunting

Di hadapan Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Pj Gubernur Akmal Malik menyampaikan bahwa kebutuhan nelayan yang jumlahnya sangat besar di Sulbar saat ini adalah dukungan modal dan bantuan dari sisi peralatan tangkap.

"Kalau Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa menghibahkan kapal-kapal sitaan pada nelayan di Sulbar, atau dibantu pengadaan kapal, maka akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan para nelayan, khusus untuk sektor perikanan tangkap," jelas Akmal Malik.

Di sisi lain, Akmal Malik yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini mengemukakan, untuk perikanan budi daya perlu dukungan kebijakan utamanya terkait kerja sama dengan pihak ketiga dalam meningkatkan produksi serta dukungan teknologi.

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik memaparkan pelaksanaan usaha perikanan tangkap di Sulbar, terdapat 18.272 orang nelayan yang mengelola sebanyak 7.897 kapal. Tapi kekuatan kapal tangkap masih tidak maksimal, karena hanya didominasi oleh kapal motor di bawal 0,5 GT atau kapal nelayan menggunakan motor tempel.

"Secara internal, Pemprov Sulbar sudah menyiapkan beberapa rencana, seperti pengadaan kapal penangkap ikan, pengadaan pabrik es, pembangunan cold storage hingga pengembangan budidaya udang," tutur Akmal Malik.

Kendati demikian, dari program itu masih akan dilakukan pula evaluasi terkait prioritas pelaksanaan. Menurut Akmal Malik, pengadaan cold storage belum mendesak diperlukan. Selain karena jumlah hasil tangkapan nelayan tidak signifikan, juga akan berat pada beban biaya listrik yang akan ditanggung dan jika tangkapan nelayan besar pasti pelaku usaha atau pihak ketiga sebagai pengumpul akan membangun cold storage sendiri.

"Untuk kebutuhan di sektor perikanan tangkap, masalah di Sulbar adalah potensi besar tetapi keterbatasan pada peralatan. Kapal nelayan kita kapasitasnya hanya 2GT sampai 10 GT. Bahkan, untuk ukuran 10GT jumlahnya tidak sampai 700-an unit dan yang lebih besar dari itu kebanyakan bukan nelayan asal Sulbar," terang Akmal.

Baca Juga: Pemprov Sulbar Ingin Majukan Desa lewat Program Marasa

Sementara itu, di bidang perikanan budi daya, OPD terkait dinilai tidak mampu untuk mengkolaborasi program pengembangan budidaya udang yang menjadi program andalan Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini.

"Padahal, untuk program pengembangan udang, kita target lahan seluas 1000 hektare. Saat ini kita sudah siap 400 hektare yang tersebar di empat kabupaten," terang Akmal Malik.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono setelah mendengar pemaparan tentang potensi perikanan Sulbar dari Pj Gubernur Akmal Malik, segera menugaskan Dirjen Budidaya Perikanan untuk meninjau 400 hektare lahan untuk pengembangam budidaya udang pada empat kabupaten di Sulbar.

"Potensinya (potensi perikanan di Sulbar) sangat besar akan tetapi belum digarap secara maksimal. Kementerian Kelautan dan Perikanan akan dukung penuh," ucap Menteri Sakti pada Akmal Malik

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pj Gubernur Sulbar Bahtiar...
Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin Dapat Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2024
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemprov Sulbar Terima Penghargaan Indonesia Awards 2023
Hadiri Coffee Morning,...
Hadiri Coffee Morning, Zudan: Ajak untuk Utamakan Output Program
Percepat Penurunan Stunting,...
Percepat Penurunan Stunting, Pj Gubernur Sulbar Raker dengan BKKBN RI
Pemprov Sulbar Konsisten...
Pemprov Sulbar Konsisten Prioritaskan Merdeka Belajar
Selamat, Pemprov Sulbar...
Selamat, Pemprov Sulbar Raih WTP Kesembilan Kalinya
Tingkatkan Pengelolaan...
Tingkatkan Pengelolaan Pengaduan Publik, Pemprov Sulbar Gelar Bimtek Penggunaan SP4N LAPOR
Gelar Pelatihan Mitigasi,...
Gelar Pelatihan Mitigasi, Pemprov Sulbar: Kuncinya Gotong Royong saat Hadapi Bencana
Pj Gubernur Sulbar Pastikan...
Pj Gubernur Sulbar Pastikan Sulbar Siap Jadi Penopang IKN
Rekomendasi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Berita Terkini
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved