Cerita Gadis Cantik Aswita Dewi Jatuh Cinta pada Batik, Dorong Jadi Tren Fashion Kekinian

Selasa, 02 Agustus 2022 - 19:34 WIB
loading...
Cerita Gadis Cantik Aswita Dewi Jatuh Cinta pada Batik, Dorong Jadi Tren Fashion Kekinian
Aswita Dewi, gadis cantik yang sangat mencintai batik dan ingin batik menjadi tren fashion kekinian serta mendunia. Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Gadis cantik asal Bandung, Aswita Dewi mengaku sangat mencintai batik sebagai warisan budaya Nusantara . Saking cintanya, dia menginginkan batik menjadi tren fashion kekinian dan mendunia.

Menurut Aswita, generasi muda saat ini menjadi tumpuan agar warisan kebudayaan lokal terus terjaga. Selain harus mau melestarikannya, para penerus ini pun harus mampu berpikir agar kekayaan Nusantara ini mampu memberi nilai ekonomi.

Hal itu pulalah yang menjadi alasan bagi gadis berusia 21 tahun itu untuk senantiasa melestarikan batik, khususnya kepada generasi muda. Dia pun bertekad untuk selalu mengampanyekan batik, khususnya pada generasi muda.

Baca juga: Sandiaga Uno Wujudkan Impian Perajin Batik Ecoprint di Klaten

Aswita Dewi menuturkan, kecintaannya pada batik semakin menjadi saat dirinya mengikuti ajang Putra-Putri Batik Nusantara 2019 yang diselenggarakan Ikatan Pencinta Batik Nusantara (IPBN) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).



Selama mengikuti karantina dalam ajang tersebut, mahasiswi jurusan hubungan masyarakat ini mendapat banyak informasi tentang warisan nenek moyang itu. “Setiap motif batik pasti ada filosofinya yang tentu menjadi pembelajaran dan inspirasi khususnya bagi saya," katanya, Selasa (2/8/2022).

Oleh karena itu, kata Aswita Dewi, sebagai anak muda, dia pun bertekad menjadikan batik sebagai kain kebanggaan masyarakat seusianya dan menjadikan tren batik sebagai fashion kekinian.

"Saya ingin suatu saat nanti, batik dari yang awalnya tradisional menjadi pakaian kekinian," ungkapnya.

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya di Subang, Kapolda Jabar: Kita Sudah Temukan Titik Terang
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1903 seconds (11.252#12.26)