Rotasi Sejumlah Pejabat, Bupati Lutra Berpesan Soal Ini
Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:18 WIB
loading...
Bupati Lutra Indah Putri Indriani saat melantik sejumlah pejabat lingkup Pemkab Lutra hasil rotasi tahap pertama di Aula La Galigo, Jumat (29/7/2022) kemarin. Foto/Dok Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Sebanyak empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dua Pejabat Administrator, dan tujuh Pejabat Pengawas resmi dilantik oleh Bupati Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani, di Aula La Galigo, Jumat (29/7/2022) kemarin. Bupati Indah menyebut pelantikan yang merupakan bagian dari rotasi jabatan itu merupakan tahap pertama.
“Ini sekaligus merespons banyak sekali yang menyarankan saya segera melakukan rotasi, sebab isunya sudah beredar kencang, baik di lingkup pemda maupun di eksternal. Semua saya jadikan perhatian, saya simak. Hasil dari respons itu, maka hari ini saya putuskan untuk melaksanakan rotasi setelah ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara,” ucap Bupati Indah.
Baca Juga: Pemkab Lutra Fokus Tingkatkan Derajat Kesehatan Lewat Germas
Terkait penempatan pejabat pimpinan tinggi pratama, bupati perempuan pertama di Sulsel ini mengaku cukup berhati-hati. "Meskipun secara personal cukup mengenal performance saudara tapi dalam pergeseran pejabat khususnya pimpinan tinggi pratama, saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengkaji dan menimbang faktor terkait penempatan," jelasnya.
"Hal urgen lainnya adalah regulasi. Saya pikir ke depan rotasi akibat dari kinerja itu hendaknya dianggap sesuatu yang biasa supaya kita tidak kaget, riuh, dan tidak harus ada yang berupaya macam-macam. Kita sebagai aparat yang sangat berpengalaman bisa meraba diri bahkan hebatnya kalau ada yang kemudian mengajukan diri untuk tidak perform lagi. Tapi ini tentu tidak mudah,” sambung istri Anggota DPR RI Muhammad Fauzi ini.
“Ini sekaligus merespons banyak sekali yang menyarankan saya segera melakukan rotasi, sebab isunya sudah beredar kencang, baik di lingkup pemda maupun di eksternal. Semua saya jadikan perhatian, saya simak. Hasil dari respons itu, maka hari ini saya putuskan untuk melaksanakan rotasi setelah ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara,” ucap Bupati Indah.
Baca Juga: Pemkab Lutra Fokus Tingkatkan Derajat Kesehatan Lewat Germas
Terkait penempatan pejabat pimpinan tinggi pratama, bupati perempuan pertama di Sulsel ini mengaku cukup berhati-hati. "Meskipun secara personal cukup mengenal performance saudara tapi dalam pergeseran pejabat khususnya pimpinan tinggi pratama, saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengkaji dan menimbang faktor terkait penempatan," jelasnya.
"Hal urgen lainnya adalah regulasi. Saya pikir ke depan rotasi akibat dari kinerja itu hendaknya dianggap sesuatu yang biasa supaya kita tidak kaget, riuh, dan tidak harus ada yang berupaya macam-macam. Kita sebagai aparat yang sangat berpengalaman bisa meraba diri bahkan hebatnya kalau ada yang kemudian mengajukan diri untuk tidak perform lagi. Tapi ini tentu tidak mudah,” sambung istri Anggota DPR RI Muhammad Fauzi ini.
Lihat Juga :