MUI Jawa Timur Haramkan Paylater, Ini Penjelasannya

Jum'at, 29 Juli 2022 - 14:01 WIB
loading...
MUI Jawa Timur Haramkan Paylater, Ini Penjelasannya
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim memutuskan pembayaran dengan menggunakan metode paylater (bayar kemudian) haram karena mirip dengan mengutang. Foto ilustrasi
A A A
SURABAYA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) memutuskan pembayaran dengan menggunakan metode paylater (bayar kemudian) haram. Paylater diputuskan haram karena mirip dengan mengutang di perusahaan pembiayaan atau leasing.

Di paylater, langsung dicantumkan bunga sekitar 2 persen, kemudian denda sekitar 1 persen kalau ada keterlambatan pembayaran. Hal seperti itu secara fiqih tidak dibenarkan. Keputusan paylater haram tersebut berdasarkan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI se-Jatim yang digelar Rabu (27/7/2022). Baca juga: Wapres Minta MUI Tak Ikut Urusi Masalah Capres-Cawapres, Anwar Abbas Bilang Begini



"Tetapi, ada pengecualian kepada paylater yang tempo pembayarannya kurang dari satu bulan dan tidak mengenakan bunga," kata Ketua Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya, yang tidak diperbolehkan adalah pinjam uang dengan nominal pembayaran yang lebih. Namun, untuk kredit diperbolehkan karena memang sudah dijelaskan di awal itu boleh. "Paylater kan berbeda dengan sistem kredit,” katanya.

Khozin juga menjelaskan, paylater mengandung unsur ziyadah atau tambahan yang disyaratkan di muka oleh pihak penerbit paylater kepada konsumen. Namun, berbeda dengan kredit yang harus memenuhi kesepakatan terlebih dahulu antara penjual dan pembeli untuk nominalnya. Kemudian baru dilakukan akad. Baca juga: Buka Konferensi Studi Fatwa MUI, Kiai Marsudi Sampaikan 3 Dasar Perubahan Fatwa Jadi Budaya

“Paylater tergolong sesuatu yang tidak diperbolehkan. Apalagi, di paylater itu akan ada debt collector, kemudian akan ada yang mengumumkan. Ini akan sama dengan pinjaman online (pinjol)," imbuhnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4209 seconds (11.252#12.26)