Air Mata Wali Kota Malang Menitik Saat Bertemu Pasien COVID-19
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:07 WIB
loading...
Wali Kota Malang, Sutiaji saat berkomunikasi dengan keluarga pasien positif COVID-19 di Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Foto/Dok. Humas Pemkot Malang
A
A
A
MALANG - Titik air tak mampu dibendung dari sudut mata Wali Kota Malang, Sutiaji. Dia begitu terharu, saat bertemu pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri.
(Baca juga: Dari Ketinggian 6000 Kaki, Prajurit Marinir Menyerbu Situbondo )
Peristiwa ini terjadi, saat Sutiaji mengunjungi rumah pasien positif COVID-19 di wilayah Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Komunikasi wali kota dengan warganya ini, tetap mengedepankan protokol kesehatan. Keluarga pasien positif COVID-19, memilih berada di lantau dua rumahnya, sementara wali kota berdiri di halaman rumah pasien tersebut.
(Baca juga: Serang Anggota Piket Penjagaan Polres OKI, Pelaku Tewas Ditembak )
Pasien positif COVID-19, yang merupakan remaja putri tersebut, keluar dari kamarnya di lantai dua. Ditemani kedua orang tuanya, dia nampak menitikkan air mata sambil melambai ke arah wali kota.
"Semangat nak. Yakin, ananda pasti sembuh," ujar Sutiaji, begitu melihat remaja putri tersebut keluar kamar dan menatapnya berurai air mata. Semua warga yang menyaksikannya, juga turut memberikan dukungan semangat agar pasien tersebut cepat sembuh.
(Baca juga: Dari Ketinggian 6000 Kaki, Prajurit Marinir Menyerbu Situbondo )
Peristiwa ini terjadi, saat Sutiaji mengunjungi rumah pasien positif COVID-19 di wilayah Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Komunikasi wali kota dengan warganya ini, tetap mengedepankan protokol kesehatan. Keluarga pasien positif COVID-19, memilih berada di lantau dua rumahnya, sementara wali kota berdiri di halaman rumah pasien tersebut.
(Baca juga: Serang Anggota Piket Penjagaan Polres OKI, Pelaku Tewas Ditembak )
Pasien positif COVID-19, yang merupakan remaja putri tersebut, keluar dari kamarnya di lantai dua. Ditemani kedua orang tuanya, dia nampak menitikkan air mata sambil melambai ke arah wali kota.
"Semangat nak. Yakin, ananda pasti sembuh," ujar Sutiaji, begitu melihat remaja putri tersebut keluar kamar dan menatapnya berurai air mata. Semua warga yang menyaksikannya, juga turut memberikan dukungan semangat agar pasien tersebut cepat sembuh.
Lihat Juga :