Gelar Mahakarya Vokasi di Surabaya, Kemendikbudristek Pamerkan 20 Produk Inovasi
Kamis, 28 Juli 2022 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
“Produk-produknya juga ditampilkan selaras dengan perkembangan industri 4.0 dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai inovasi-inovasi teknologi yang dihasilkan,” kata Kiki.
Sekretaris Pokja Vokasi Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Heru Dewanto, mengaku sangat mendukung kegiatan yang menampilkan berbagai produk-produk inovasi yang lahir dari satuan-satuan pendidikan vokasi tersebut. Ia berharap produk-produk inovasi tersebut tidak berhenti pada pengembangan produk semata, tetapi bisa dikomersialkan sehingga bisa membuka lapangan.
“Mahakarya Vokasi ini membuka mata kita bahwa lulusan pendidikan vokasi tidak hanya siap untuk langsung bekerja di industri tapi juga siap menjadi entrepreneur muda melalui komersialisasi inovasi-inovasi mereka,” kata Heru.
Heru menambahkan, Kadin Indonesia juga siap bekerja sama dengan satuan pendidikan vokasi untuk membantu komersialisasi produk-produk inovasi tersebut. “Kadin Indonesia tentu sangat berharap bisa membangun kemitraan dengan satuan pendidikan vokasi, guna melahirkan entreprenuer-enterprenuer muda yang tangguh berbasis inovasi dan kreativitas untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional,” ujarnya.
Adapun beberapa komunitas yang akan memeriahkan acara ini antara lain, Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka (PPM) yang berbagai pengalaman tentang serunya belajar di pendidikan vokasi. Ada juga Komunitas Ibu Sidina dengan tema Peran Orang Tua Memandu Anak Memilih Jalur Pendidikan.
Sementara untuk pameran produk Mahakarya Vokasi, akan menampilkan 20 produk-produk inovasi teknologi karya satuan pendidikan vokasi, mulai dari SMK hingga perguruan tinggi yang selama ini belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Padahal, produk-produk tersebut merupakan hasil karya inovasi satuan pendidikan vokasi yang berkolaborasi dengan industri, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat.
Sekretaris Pokja Vokasi Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Heru Dewanto, mengaku sangat mendukung kegiatan yang menampilkan berbagai produk-produk inovasi yang lahir dari satuan-satuan pendidikan vokasi tersebut. Ia berharap produk-produk inovasi tersebut tidak berhenti pada pengembangan produk semata, tetapi bisa dikomersialkan sehingga bisa membuka lapangan.
“Mahakarya Vokasi ini membuka mata kita bahwa lulusan pendidikan vokasi tidak hanya siap untuk langsung bekerja di industri tapi juga siap menjadi entrepreneur muda melalui komersialisasi inovasi-inovasi mereka,” kata Heru.
Heru menambahkan, Kadin Indonesia juga siap bekerja sama dengan satuan pendidikan vokasi untuk membantu komersialisasi produk-produk inovasi tersebut. “Kadin Indonesia tentu sangat berharap bisa membangun kemitraan dengan satuan pendidikan vokasi, guna melahirkan entreprenuer-enterprenuer muda yang tangguh berbasis inovasi dan kreativitas untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional,” ujarnya.
Adapun beberapa komunitas yang akan memeriahkan acara ini antara lain, Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka (PPM) yang berbagai pengalaman tentang serunya belajar di pendidikan vokasi. Ada juga Komunitas Ibu Sidina dengan tema Peran Orang Tua Memandu Anak Memilih Jalur Pendidikan.
Sementara untuk pameran produk Mahakarya Vokasi, akan menampilkan 20 produk-produk inovasi teknologi karya satuan pendidikan vokasi, mulai dari SMK hingga perguruan tinggi yang selama ini belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Padahal, produk-produk tersebut merupakan hasil karya inovasi satuan pendidikan vokasi yang berkolaborasi dengan industri, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat.
Lihat Juga :