Enam Ekor Sapi di Desa Moncongloe Lappara Maros Terindikasi Terjangkit PMK
Senin, 25 Juli 2022 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
“Sampel tersebut akan diuji untuk memastikan apakah ternak tersebut positif terpapar PMK atau tidak,” jelasnya.
Dia mengatakan, ternak yang terindikasi terpapar tidak ada yang mati dan saat ini masih diisolasi. Saat ini kondisi sapi hipersalivasi (air liur berlebih), ada luka lepuh di sekitar gusi dan lidah, serta kondisi kaki agak bengkak.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari laboratorium Balai Besar Veteriner. Hal ini untuk memastikan apakah memang kasus yang ada di Moncongloe sudah termasuk PMK atau belum.
Ia menyebut pihaknya pun telah melakukan isolasi khusus bagi ternak yang terindikasi penyakit mulut dan kuku. "Kita telah melakukan lockdown untuk sapi dan hewan ternak lain dari luar Kabupaten Maros. Tapikan manusia juga dapat membawa virus PMK dari hewan yang sakit ke hewan yang sehat," tutur dia.
Baca Juga: Sapi yang Positif PMK di Sulsel Bakal Disembelih Paksa
Dia mengatakan, ternak yang terindikasi terpapar tidak ada yang mati dan saat ini masih diisolasi. Saat ini kondisi sapi hipersalivasi (air liur berlebih), ada luka lepuh di sekitar gusi dan lidah, serta kondisi kaki agak bengkak.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari laboratorium Balai Besar Veteriner. Hal ini untuk memastikan apakah memang kasus yang ada di Moncongloe sudah termasuk PMK atau belum.
Ia menyebut pihaknya pun telah melakukan isolasi khusus bagi ternak yang terindikasi penyakit mulut dan kuku. "Kita telah melakukan lockdown untuk sapi dan hewan ternak lain dari luar Kabupaten Maros. Tapikan manusia juga dapat membawa virus PMK dari hewan yang sakit ke hewan yang sehat," tutur dia.
Baca Juga: Sapi yang Positif PMK di Sulsel Bakal Disembelih Paksa
Lihat Juga :