Kisah Pilu Kematian Putri Tujuh yang Cantik Jelita dan Legenda Lahirnya Nama Kota Dumai

Senin, 25 Juli 2022 - 04:57 WIB
loading...
A A A
Pangeran Empang Kuala, lalu mengirim utusan untuk meminang putri cantik yang dikenalnya dengan nama Mayang Mengurai. Utusan Pangeran Empang Lawang, menghadap Ratu Kerajaan Seri Bunga Tanjung, dengan mengantarkan tepak sirih sebagai pinangan adat kebesaran raja.

Pinangan Pangeran Empang Kuala itu, disambut Ratu Cik Sima dengan kemuliaan adat yang berlaku di Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Ratu Cik Sima membalas pinangan Pangeran Empang Kuala, dengan menjunjung tinggi adat kerajaan yaitu mengisi pinang dan gambir pada combol paling besar di antara tujuh buah combol yang ada di dalam tepak itu.

Sebanyak enam buah combol dalam tepak sirih lainnya sengaja tak diisinya oleh Ratu Cik Sima, dan dibiarkan tetap kosong. Hal ini melambangkan, bahwa putri tertua yang berhak menerima pinangan terlebih dahulu.

Usai menerima jawaban dari Ratu Cik Sima, utusan Pangeran Empang Kuala kembali menghadap pangeran untuk menyampaikan jawaban penolakan pinangan untuk Putri Mayang Mengurai dari Ratu Cik Sima.

"Ampun Baginda Raja! Hamba tak ada maksud mengecewakan Tuan. Keluarga Kerajaan Seri Bunga Tanjung belum bersedia menerima pinangan Tuan untuk memperistrikan Putri Mayang Mengurai," ungkap utusan itu, seperti dikutip dari "Putri Tujuh: Asal Mula Nama Kota Dumai".

Baca juga: Kisah Nyi Mas Gandasari, Putri Cantik Penyebar Islam yang Menjadi Teliksandi dan Panglima Perang

Pangeran Empang Kuala murka mendapatkan pinangannya untuk Putri Mayang Mengurai ditolak. Dia juga sangat malu, sehingga tak peduli lagi dengan ada yang berlaku di Kerajaan Seri Bunga Tanjung.

Amarah telah menguasai hati Pangeran Empang Kuala. Dia langsung memerintahkan para panglima dan prajuritnya, untuk bersiap melakukan penyerangan terhadap Kerajaan Seri Bunga Tanjung.

Pertempuran hebat antar kedua kerajaan tak dapat dielakkan lagi. Pertempuran itu terjadi di tepian Selat Malaka. Ratu Cik Sima segera melarikan ketujuh putri cantiknya itu ke dalam hutan, di tengah kecamuk perang.

Ketujuh putri cantik itu disembunyikan di dalam lubang beratap tanah, dan dilindungi pohon besar. Ketujuh putri itu, dibekali berbagai makanan yang cukup untuk dimakan selama tiga bulan selama berada di tempat persembunyian.

Setelah menyembunyikan ketujuh putri cantiknya, Ratu Cik Sima kembali ke kerajaan untuk berperang melawan pasukan Pangeran Empang Kuala. Pertempuran sengitu itu berlangsung hingga lebih dari tiga bulan lamanya.

Baca juga: Kisah Ki Ageng Suryomentaram, Pangeran yang Rela Lepas Gelar Ningrat dan Penggagas Tentara PETA

Pada bulan ke empat, pasukan Ratu Cik Sima semakin terdesak dan tak berdaya menghadapi gempuran pasukan Pangeran Empang Kuala. Kerajaan Sri Bunga Tanjung hancur lebur oleh serangan pasukan Pangeran Empang Kuala, hingga mengakibatkan banyak rakyat tewas.

Tak kuasa melihat kerajaannya hancur, dan rakyat yang dicintainya berguguran. Ratu Cik Sima akhirnya meminta bantuan jin penghuni bukit di hulu Sungai Umai. Bantuan jin ini terbukti sangat ampun untuk menghancurkan pasukan Pangeran Empang Kuala.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Berita Terkini
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved