Bawaslu Sulsel Ingatkan Pentingnya Pelibatan Masyarakat dalam Tahapan Pemilu
Kamis, 21 Juli 2022 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
“Pemilu dijadwalkan Februari dan Pilkada bulan November tahun yang sama tahun 2024. Pelaksanaan dan pengaturannya yang berbeda membuat jadi tantangan. Ada ketidaksempurnaan UU Pilkada 10/2016 dan UU Pemilu 7/2017 yang tetap kita laksanakan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Saiful, ini menunjuk pengalaman dari pelaksanaan Pemilu 2019. Dia menyatakan, Sulawesi Selatan merupakan provinsi yang terbanyak dalam memproses aduan dugaan pelanggaran netralitas ASN.
Baca Juga: Bawaslu Sulsel Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu
“Nah, di sinilah mitra strategis kita ( Bawaslu -KPU) untuk sama-sama mengawasi ini. Organisasi masyarakat di Luwu Utara ini bisa membuka ruang-ruang dialog terbuka untuk menguatkan demokrasi kita. Ini juga sebagai upaya mitigasi terhadap proses pemilihan,” paparnya.
Anggota Bawaslu Luwu Utara, Ibrahim Umar, menambahkan tantangan pengawasan Pemilu 2024 ada pada mendorong pelibatan masyarakat. Ia menyebut hal tersebut adalah kerja bersama. "Saya berharap ada semacam program yang bisa kita hasilkan dari pertemuan ini," harapnya.
Selain itu, lanjut Saiful, ini menunjuk pengalaman dari pelaksanaan Pemilu 2019. Dia menyatakan, Sulawesi Selatan merupakan provinsi yang terbanyak dalam memproses aduan dugaan pelanggaran netralitas ASN.
Baca Juga: Bawaslu Sulsel Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu
“Nah, di sinilah mitra strategis kita ( Bawaslu -KPU) untuk sama-sama mengawasi ini. Organisasi masyarakat di Luwu Utara ini bisa membuka ruang-ruang dialog terbuka untuk menguatkan demokrasi kita. Ini juga sebagai upaya mitigasi terhadap proses pemilihan,” paparnya.
Anggota Bawaslu Luwu Utara, Ibrahim Umar, menambahkan tantangan pengawasan Pemilu 2024 ada pada mendorong pelibatan masyarakat. Ia menyebut hal tersebut adalah kerja bersama. "Saya berharap ada semacam program yang bisa kita hasilkan dari pertemuan ini," harapnya.
(tri)
Lihat Juga :