Kepala BPKA Sebut Jalur Kereta Api Segmen Makassar Tak Mungkin Melayang
Rabu, 20 Juli 2022 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
"Nanti jika ada perencanaan ke kota yah mau tidak mau harus elevated atau bikin terowongan bawah tanah seperti di Singapura dan Jepang atau di MRT Jakarta itu juga sudah ada," lanjut dia.
Selain itu, dana yang terbatas juga menyulitkan untuk pembangunan rel kereta api elevated. Amanna Gappa mengaku, jika menggunakan kontruksi elevated di Makassar maka biaya yang digunakan cukup besar, perkilo meternya bisa mencapai Rp300 milliar.
"Karena mahal sekali, itu perkilo meternya, itu biayanya Rp300 milliar sementara alokasi anggaran kita saat ini kan memang keterbatasan kemampuan pemerintah sehingga kontruksi. Juga dengan jalur at grade di Makassar dijamin kuat dan tidak ada perpotongan jalan raya," bebernya.
Baca Juga: KSP Minta Proyek Kereta Api Sulsel dan MNP Segera Rampung
Lanjut dia, untuk kontruksi at grade telah dikaji secara mendalam dan telah memperhitungkan banjir yang akan terjadi nantinya, dengan jangka waktu 50 tahun ke depan.
"Kemudian secara desain untuk perhitungan banjir pun sudah kita lakukan ada nanti alat yang bisa menyeimbangkan. Nah kan kanan kiri itu masih sawah tidak mungkin dibangun seperti ini kan yah (elevated)," kata dia.
Dia menambahkan, pihaknya fokus pada percepatan pembangunan kereta api agar sesuai dengan judwalnya.
Selain itu, dana yang terbatas juga menyulitkan untuk pembangunan rel kereta api elevated. Amanna Gappa mengaku, jika menggunakan kontruksi elevated di Makassar maka biaya yang digunakan cukup besar, perkilo meternya bisa mencapai Rp300 milliar.
"Karena mahal sekali, itu perkilo meternya, itu biayanya Rp300 milliar sementara alokasi anggaran kita saat ini kan memang keterbatasan kemampuan pemerintah sehingga kontruksi. Juga dengan jalur at grade di Makassar dijamin kuat dan tidak ada perpotongan jalan raya," bebernya.
Baca Juga: KSP Minta Proyek Kereta Api Sulsel dan MNP Segera Rampung
Lanjut dia, untuk kontruksi at grade telah dikaji secara mendalam dan telah memperhitungkan banjir yang akan terjadi nantinya, dengan jangka waktu 50 tahun ke depan.
"Kemudian secara desain untuk perhitungan banjir pun sudah kita lakukan ada nanti alat yang bisa menyeimbangkan. Nah kan kanan kiri itu masih sawah tidak mungkin dibangun seperti ini kan yah (elevated)," kata dia.
Dia menambahkan, pihaknya fokus pada percepatan pembangunan kereta api agar sesuai dengan judwalnya.
Lihat Juga :