Jembatan Gantung Penghubung 2 Kecamatan di Garut Putus Diterjang Banjir, 1 Perahu Karet Disiagakan
Senin, 18 Juli 2022 - 01:08 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Satpolairud Polres Garut, AKP Adnan mengatakan, telah menerjunkan empat personel dalam membantu warga untuk menyebrangi Sungai Cimanuk di kawasan itu. Selain petugas kepolisian, pihaknya juga menurunkan satu unit perahu karet LCR sebagai sarana penyebrangan darurat.
"Kami dibantu personel TNI dan BPBD untuk menyebrangkan anak sekolah di Sungai Cimanuk. Dari TNI kurang lebih enam personel, lalu BPBD ada tujuh personel yang akan disiagakan di pinggiran sungai," kata Adnan.
Perahu Karet LCR yang disiagakan, tambah Adnan, mampu menampung 10 penumpang. Sebagai penunjang keselamatan, para penumpang akan mengenakan pelampung saat menyebrangi sungai.
Baca juga: 8 Fakta Wanita Cantik ASN Satpol PP Buka Baju Seragam di Kantor, No 5 Terdengar Desahan Manja Menggoda
"Penugasan kami di masa darurat ini kurang lebih empat atau lima hari, menunggu pihak TNI dari Yon Zipur membuat jembatan darurat sementara. Kami sangat senang bisa membantu masyarakat, khususnya anak-anak menyebrangi sungai saat mereka akan memulai sekolah," ujarnya.
Operasi membantu masyarakat menyebrangi Sungai Cimanuk, mulai dilaksanakan Senin (18/7/2022). "Kami telah melakukan sejumlah persiapan, seperti memasang tali sling sebagai pegangan, lalu membuat pijakan darurat di pinggiran sungai yang dapat digunakan oleh masyarakat dan anak-anak saat menyebrang menggunakan perahu karet," pungkas Adnan.
"Kami dibantu personel TNI dan BPBD untuk menyebrangkan anak sekolah di Sungai Cimanuk. Dari TNI kurang lebih enam personel, lalu BPBD ada tujuh personel yang akan disiagakan di pinggiran sungai," kata Adnan.
Perahu Karet LCR yang disiagakan, tambah Adnan, mampu menampung 10 penumpang. Sebagai penunjang keselamatan, para penumpang akan mengenakan pelampung saat menyebrangi sungai.
Baca juga: 8 Fakta Wanita Cantik ASN Satpol PP Buka Baju Seragam di Kantor, No 5 Terdengar Desahan Manja Menggoda
"Penugasan kami di masa darurat ini kurang lebih empat atau lima hari, menunggu pihak TNI dari Yon Zipur membuat jembatan darurat sementara. Kami sangat senang bisa membantu masyarakat, khususnya anak-anak menyebrangi sungai saat mereka akan memulai sekolah," ujarnya.
Operasi membantu masyarakat menyebrangi Sungai Cimanuk, mulai dilaksanakan Senin (18/7/2022). "Kami telah melakukan sejumlah persiapan, seperti memasang tali sling sebagai pegangan, lalu membuat pijakan darurat di pinggiran sungai yang dapat digunakan oleh masyarakat dan anak-anak saat menyebrang menggunakan perahu karet," pungkas Adnan.
(eyt)
Lihat Juga :