Kisah Mistis Alas Purwo Dijaga Wanita Cantik Bernama Gayatri

Senin, 18 Juli 2022 - 06:30 WIB
loading...
Kisah Mistis Alas Purwo...
Sendang Lanang, yang berada di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi, menjadi salah satu lokasi mistis di hutan tersebut. Foto/iNews TV/Eris Utomo
A A A
Kawasan selatan Banyuwangi, tak sekedar menyajikan bentang keindahan alam yang masih alami, namun juga menghadirkan banyak kisah mistis yang hingga kini masih menjadi misteri. Salah satunya kisah mistis di Alas Purwo.

Baca juga: Gayatri Rajapatni Wafat, Raja Majapahit Hayawurung Gelar Perayaan Tujuh Hari 7 Malam

Alas Purwo merupakan taman nasional yang dilindungi, dan terletak di wilayah selatan Kabupaten Banyuwangi. Hutan lebat di ujung timur Pulau Jawa ini, secara administrasi masuk wilayah Kecamatan Tegaldlimo, dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.



Hutan yang berbatasan langsung dengan pesisir selatan Pulau Jawa tersebut, sering dikaitkan dengan berbagai ritual mistis mencari kesaktian. Alas Purwo, juag selalu dikaitkan dengan sosok wanita cantik penunggunya, yakni Gayatri.

Baca juga: Kisah Sunan Ngudung, Panglima Perang Demak yang Gugur saat Memimpin Penyerangan ke Majapahit

Dilansir dari yukbanyuwangi.co.id, sosok Gayatri disebut sebagai wanita cantik penunggu Alas Purwo, yang tidak mengganggu manusia. Hanya orang-orang tertentu saja yang akan ditemui sosok wanita cantik berpakaian adat Jawa tersebut.

Dalam situs pemandu wisata yukbanyuwangi.co.id tersebut, dijelaskan keberadaan Gayatri di Alas Purwo memiliki tugas untuk menjaga perilaku dan tutur kata seluruh penghuni alam semesta, dan menebarkan kedamaian.

Keberadaannya disebut-sebut berada di Air Terjun Pancur yang lokasinya berada di tengah Alas Purwo, dan berdekatan dengan pantai. Cerita rakyat yang berkembang di masyarakat, sosok Gayatri ini disebut ada keterkaitannya dengan Kerajaan Singasari, dan Kerajaan Majapahit.

Apabila dikaitkan dengan Kerajaan Singasari, dan Kerajaan Majapahit, Gayatri merupakan putri bungsu terakhir Kerajaan Singasari, Kertanegara. Gayatri sebagai putri bungsu Kertanegara ini, juga dikisahkan oleh Earl Drake, dalam bukunya yang berjudul "Gayatri Rajapatni; Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit".

Earl Drake mengisahkan, usai Kerajaan Singsari dihancurkan Kerajaan Kadiri, Gayatri bertekat untuk membangun kembali kejayaan Kerajaan Singasari yang sempat luluhlantak akibat serangan Jayakatwang. Bahkan, Gayatri juga menyusun berbagai strategi, untuk membangun tatanan pemerintahan di atas sisa kejayaan Kerajaan Singsari.

Baca juga: Suara Desahan Terdengar saat Wanita Cantik ASN Satpol PP Buka Baju Seragam di Kantor

Gayatri yang bergelar Rajapatni, merupakan bagian dari empat putri Kertanegara, yang dipersunting seluruhnya oleh Raden Wijaya, raja pertama dan pendiri Kerajaan Majapahit. Gayatri juga digambarkan sebagai sosok Prajnaparamita atau Dewi Kebijaksanaan Tertinggi.

Peran Gayatri sangat penting untuk mendukung Raden Wijaya membangun Kerajaan Majapahit. Dari pernikahannya, Gayatri melahirkan seorang putri, Tribhuana Tunggadewi. Putri kesayangannya tersebut, sempat menjadi Raja Majapahit, sebelum akhirnya diteruskan oleh puteranya Raja Hayam Wuruk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
Rekomendasi
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved