Polda Jabar Terjunkan Personel Bantu Tangani Banjir Garut
Sabtu, 16 Juli 2022 - 14:37 WIB
loading...
Polda Jawa Barat memberikan atensi khusus menyusul peristiwa banjir yang menerjang Kabupaten Garut dengan menerjunkan personel untuk membantu penanganan dampak banjir. Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Polda Jawa Barat memberikan atensi khusus menyusul peristiwa banjir yang menerjang Kabupaten Garut . Salah satu bentuk atensi, yakni menerjunkan personel untuk membantu penanganan dampak banjir akibat luapan Sungai Cimanuk yang dipicu tingginya intensitas hujan, Jumat (15/7/2022).
"Pasti kita turunkan (personel)," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Sabtu (16/7/2022). Baca juga: Banjir DKI Rendam 83 RT, Terbanyak di Jakarta Timur
Menurut Ibrahim, personel yang diterjunkan berasal dari Polda Jabar dan Polres Garut. Bahkan, kata dia, personel Brimob Jabar juga terjun membantu penanganan. "Brimob juga sudah turun," imbuhnya.
Disinggung soal rencana membangun tenda darurat bagi penanganan korban banjir, Ibrahim menjelaskan, langkah tersebut akan diambil dengan melihat kondisi di lapangan. Yang pasti, kata dia, proses penanganan sesuai regulasi disiapkan.
"Kita lihat dulu situasinya. Biasanya kalau seperti itu ada kebutuhan untuk pengungsi kita siapkan regulasi pengungsian," jelasnya.
Diketahui, bencana banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Garut yang dipicu luapan Sungai Cimanuk akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Kamis (14/7/2022).
"Pasti kita turunkan (personel)," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Sabtu (16/7/2022). Baca juga: Banjir DKI Rendam 83 RT, Terbanyak di Jakarta Timur
Menurut Ibrahim, personel yang diterjunkan berasal dari Polda Jabar dan Polres Garut. Bahkan, kata dia, personel Brimob Jabar juga terjun membantu penanganan. "Brimob juga sudah turun," imbuhnya.
Disinggung soal rencana membangun tenda darurat bagi penanganan korban banjir, Ibrahim menjelaskan, langkah tersebut akan diambil dengan melihat kondisi di lapangan. Yang pasti, kata dia, proses penanganan sesuai regulasi disiapkan.
"Kita lihat dulu situasinya. Biasanya kalau seperti itu ada kebutuhan untuk pengungsi kita siapkan regulasi pengungsian," jelasnya.
Diketahui, bencana banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Garut yang dipicu luapan Sungai Cimanuk akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Kamis (14/7/2022).
Lihat Juga :