Pangeran Bratakelana, Putra Sunan Gunung Jati yang Tewas Dibunuh Bajak Laut

Kamis, 14 Juli 2022 - 05:24 WIB
loading...
Pangeran Bratakelana,...
Ilustrasi kapal bajak laut. Foto: Istimewa
A A A
PANGERAN Bratakelana alias Pangeran Gung Anom, merupakan putra Sunan Gunung Jati dari istrinya Nyi Raradjati alias Nyi Rarabaghdad atau Syarifah Bagdad. Kisah hidupnya tragis. Dia tewas dibunuh bajak laut.

Seperti apa kisahnya? Demikian Cerita Pagi, akan mengulas secara singkat riwayat putra Sunan Gunung Jati tersebut.

Pangeran Bratakala memiliki seorang abang, bernama Pangeran Djajakelana yang lahir pada 1486 M. Menurut Babad Cirebon, Pangeran Djajakelana menikah dengan seorang wanita bernama Ratu Pembayun.

Baca juga: Tumenggung Jalil, Pejuang Kalimantan Selatan yang Kepalanya Disimpan di Negeri Belanda

Gadis tersebut merupakan putri Raden Fatah, Raja di Kerajaan Islam Demak. Namun, seperti tertulis pada Carita Purwaka Caruban Nagari, pada 1516 M, Pangeran Djajakelana wafat. Pembayun kemudian dinikahi Fatahillah.

Sedang Pangeran Bratakelana lahir dua tahun setelah abangnya, pada 1488. Setelah dewasa, dia menikah dengan seorang wanita bernama Ratu Nyawa, yang merupakan putri Raden Fatah lainnya, pada 1511 M.

Tentang Ratu Nyawa, ada juga sumber yang menyebutkan bahwa dia putri Sultan Trenggana, putra Raden Fatah.

Baca: Prabu Surya Kencana, Raja Tanpa Mahkota Pajajaran yang Lari ke Baduy Dalam

Beberapa tahun setelah pernikahan itu, dalam sebuah perjalanan pulang dari Demak ke Cirebon, kapal Pangeran Bratakelana dihadang bajak laut. Dia tewas dalam serangan bajak laut itu, pada 1513 M.

Jenazahnya kemudian dibuang ke dasar laut, namun berhasil ditemukan dan dimakamkan di pesisir Mundu, Pantai Cirebon. Namanya, kemudian dikenal sebagai Pangeran Seda (ing) Lautan atau Pangeran Seda Laut.

Dalam sumber lain disebutkan, Pangeran Seda Ing Lautan (Pangeran yang wafat di tengah lautan) dan Ki Gede Ing Sura dalam cerita rakyat Palembang merupakan tokoh yang sama dalam dinasti Jawa di Palembang.

Baca: Petualangan Ibnu Batutah, dari Makkah hingga ke Kerajaan Islam Samudera Pasai

Sesudah runtuhnya Majapahit, Palembang menjadi daerah protektorat Kerajaan Demak-Pajang, dan Kerajaan Mataram selama 71 tahun. Penguasa Demak di Palembang yang pertama adalah Pengeran Seda Ing Lautan.

Dalam uraian itu juga disebutkan, bahwa Pangeran Seda Ing Lautan wafat di laut Jawa dalam pelayaran pulang ke Palembang, setelah mengantarkan upeti ke Demak. Di sini, ada perbedaan versi dengan kisah dari Cirebon.

Sampai di sini uraian singkat Cerita Pagi diakhiri. Semoga bermanfaat.

Sumber tulisan:
1. Prof. Dr. H. J. Suyuthi Pulungan, Sejarah Peradaban Islam, Amzah, Buku Elektronik.
2. Wawan Hernawan, Ading Kusdiana, Biografi Sunan Gunung Djati: Sang Penata Agama di Tanah Sunda, LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Buku Elektronik.
3. Besta Basuki Kertawibawa, Syarif Hidayatullah, Sang Pengembang Kerajaan Cirebon, Kiblat Buku Utama, 2009.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
16 Jenazah Kecelakaan...
16 Jenazah Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
IFBC Palembang 2026,...
IFBC Palembang 2026, Bingxue Indonesia Tawarkan Franchise Es Krim dan Minuman
Bea Cukai-Polda Sumsel...
Bea Cukai-Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Etomidate dan Ekstasi Rp1,79 M
Sambut Hari Jadi ke-1343,...
Sambut Hari Jadi ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Kawasan Bantaran Musi
Potret Ikon Baru Palembang...
Potret Ikon Baru Palembang Tugu Cempako Telok
Potret Lomba Lari Malam...
Potret Lomba Lari Malam Bulan Puasa di Kota Palembang
Rekomendasi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved