Pelaku IKM di Palopo Didorong Berinovasi Pengolahan Produksi Sagu

Rabu, 13 Juli 2022 - 19:57 WIB
loading...
Pelaku IKM di Palopo Didorong Berinovasi Pengolahan Produksi Sagu
Bimtek Diversifikasi Produksi Olahan Sagu Bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Palopo, di Hotel Harapan Kota Palopo, Rabu (13/07/2022). Foto: Sindonews/Chaeruddin
A A A
PALOPO - Pemerintah Kota Palopo terus mendorong para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), untuk terus berinovasi termasuk pengolahan produksi sagu di daerah tersebut.

Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Palopo Ilham Hamid, saat menghadiri kegiatan Bimtek Diversifikasi Produksi Olahan Sagu Bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Palopo , di Hotel Harapan Kota Palopo, Rabu (13/07/2022).

Baca Juga: Kota Palopo Siap Lakukan Percepatan Pemulihan Ekonomi

Ilham Hamid, menyampaikan, saat ini pemerintah gencar mendorong pelaku usaha, diberbagai bidang untuk terus mengembangkan usahanya dengan berinovasi.

"Baik pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha kuliner, pariwisata, perdagangan, dan lain sebagainya. Tujuannya meningkatkan pendapatan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kota Palopo, kata dia dengan berbagai upaya, agar para pengusaha ekonomi, kecil menengah, dapat melakukan berbagai strategi, agar apa yang di usahakan oleh pelaku usaha di Kota Palopo dapat berhasil.

Begitu pula dengan mereka yang bergerak dalam usaha produk olahan sagu, didorong agar ada inovasi-inovasi pengolahan dalam berbagai produk.

Tujuan tentu meningkatkan pendapatan, dengan demikian kebutuhan-kebutuhan masyarakat, baik sandang, pangan papan, dapat di peroleh dari hasil keuntungan, dalam melakukan kegiatan usaha.

Mantan Kadis Kelautan Kota Palopo ini, menyampaikan, warga Kota Palopo khususnya para pengusaha Ekonomi Kecil dan Menengah (UKM) perlu bersyukur.

"Karena kalau dilihat dari sudut strategis pemasaran, daerah kita merupakan jalur emas pemasaran, karena wilayah berlokasi diantara lintas kabupaten, dan provinsi," sebutnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1553 seconds (10.101#12.26)