Makassar Geger! Mayat Membusuk di Dalam Rumah, Muka Bengkak dan Hitam

Senin, 11 Juli 2022 - 00:52 WIB
loading...
Makassar Geger! Mayat Membusuk di Dalam Rumah, Muka Bengkak dan Hitam
Warga berkerumun menyaksikan evakuasi mayat pria yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Kelurahan Banta-bantaeng, Rappocini, Makassar, Minggu malam (10/7/2022). Foto: SINDOnews/Ansar Jumasang.
A A A
MAKASSAR - Warga Makassar digegerkan dengan penemuan mayat pria mengenaskan dalam rumah di Jalan Banta- bantaeng lorong 1 No. 17 Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Minggu malam (10/7/2022).

Selain membusuk, mayat pria paruh baya itu juga mengalami pembengkakan di bagian wajah dan menghitam. Pria malang itu diketahui bernama Muhammad Ilham Pence Kaligis (68).

Penemuan itu berawal dari warga sekitar yang mencium bau tak sedap. Warga tersebut kemudian mencari sumber bau hingga memasuki pekarangan rumah korban.

Baca juga: Temuan Mayat dengan Leher Nyaris Putus Hebohkan Lombok Timur

Warga tersebut kemudian memanggil korban, namun tak ada jawaban sehingga warga mencoba untuk masuk ke dalam rumah korban, hingga menemukan korban sudah tak bernyawa dalam keadaan muka yang sudah menghitam.



“Awalnya saya mencium bau tak sedap, sehingga mencari bau tersebut dan masuk di pekarangan rumahnya ini ilham. Saya panggil-panggil tapi tidak ada jawaban, jadi saya coba masuk ke dalam rumah sampai saya dapati korban sudah menghadap ke atas, sudah tidak bernyawa, dan ini Ilham mukanya sudah berwarna agak kehitaman," tutur Udin warga yang merupakan tetangga korban, Minggu (10/7/2022).

Sementara, Ketua RT 01, Kelurahan Banta-bantaeng Hasmia mengatakan, penemuan mayat itu berawal dari bau busuk yang dicium oleh warganya. “Jadi ada warga yang bilang ada tercium bau busuk, jadi warga inisiatif untuk masuk melihat dan ternyata ini korban ditemukan sudah meninggal," ucapnya.

Baca juga: Gelapkan Uang Hasil Penjualan, Kasir Minimarket Lebaran Idul Adha di Penjara

Dia juga mengatakan, korban tinggal sendrian setelah pisah ranjang dengan istrinya. Ia juga menuturkan keseharian korban sebagai tukang parkir, yang juga sering membantu warga sekitar bila ada yang menggelar hajatan.

"Dia ini tinggal dan lahir di sini, tapi semenjak sudah menikah pindah ke Jalan Kakatua, tapi pas pisah ranjang sama istrinya, dia kembali lagi tinggal di sini sendiri. Kesehariannya biasa, setiap hari dia pergi kerja jadi tukang parkir, biasa juga dia bantu warga disini kalau ada yang mau bikin acara," tuturnya.

Kini mayat korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, guna dilakukan identifikasi terkait penyebab kematian korban.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3713 seconds (11.252#12.26)