Gelar Rapid Test Masif di Bandung, BIN Temukan 8 Orang Reaktif
Jum'at, 26 Juni 2020 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Staf Khusus Kepala BIN Mayjen TNI Suyanto mengatakan, pelaksanaan tes masif lanjutan tersebut merupakan kerja sama BIN dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia. Di Jabar sendiri, tes masif dilaksanakan tiga hari berturut-turut sejak Kamis (26/6/2020) hingga Sabtu (28/6/2020) besok.
"Kami juga membawa mobil laboratorium unit, setelah reaktif langsung dilaksanakan swab, sehingga hasilnya langsung terlihat. Selain itu, kami juga membawa 40 orang tenaga medis dan dokter dibantu petugas BIN daerah 15 orang. Diharapkan, kegiatan ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jabar ini," ujar Suyanto.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang hadir dalam kegiatan tes masif tersebut mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiatif yang dilakukan BIN.
"Pandemi ini diibaratkan dengan perang, jadi semua institusi diharapkan ikut serta dalam peperangan melawan Covid-19 ini, kami apresiasi BIN yang sudah menggelar tes masif di Jabar," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini meminta, seiring keputusan tidak dilanjutkannya pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) proporsional di Jabar yang dilanjutkan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB), setiap daerah di Jabar tetap mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 melalui kebijakan masing-masing kepala daerahnya.
"Kami juga membawa mobil laboratorium unit, setelah reaktif langsung dilaksanakan swab, sehingga hasilnya langsung terlihat. Selain itu, kami juga membawa 40 orang tenaga medis dan dokter dibantu petugas BIN daerah 15 orang. Diharapkan, kegiatan ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jabar ini," ujar Suyanto.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang hadir dalam kegiatan tes masif tersebut mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiatif yang dilakukan BIN.
"Pandemi ini diibaratkan dengan perang, jadi semua institusi diharapkan ikut serta dalam peperangan melawan Covid-19 ini, kami apresiasi BIN yang sudah menggelar tes masif di Jabar," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini meminta, seiring keputusan tidak dilanjutkannya pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) proporsional di Jabar yang dilanjutkan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB), setiap daerah di Jabar tetap mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 melalui kebijakan masing-masing kepala daerahnya.
Lihat Juga :