6 TK di Luwu Utara Dapat Bantuan dari Program Sekolah Penggerak
Sabtu, 09 Juli 2022 - 16:04 WIB
loading...
Kegiatan Perumusan Visi-misi TK Al Hidayah Masamba di Ruang Pertemuan TK Al Hidayah, Masamba, Kamis 7 Juli. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Sebanyak enam sekolah taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Luwu Utara mendapat bantuan Program Sekolah Penggerak (PSP) dari Kementerian Pendidikan. Salah satu TK adalah TL Al Hidayah Masamba.
Hal ini diungkap Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Luwu Utara, Zaenal Wahab, saat membuka kegiatan Perumusan Visi-misi TK Al Hidayah Masamba di Ruang Pertemuan TK Al Hidayah, Masamba, Kamis 7 Juli.
Baca juga: Pemkab Luwu Utara Dapat Bantuan Truk dari Bank Sulselbar
Selain TK Al Hidayah Masamba, beberapa TK lainnya juga mendapat PSP, yakni TK Pembina Sabbang, dan TK Pembina Tanalili serta TK Aisyah Masamba.
“TK Al Hidayah Masamba diberi amanah sebagai Sekolah Penggerak, dan hanya ada enam Kepala Sekolah TK yang mendapatkan program ini,” ungkap Zaenal.
Ia mengatakan, sebagai bentuk apresiasi Kemendikbud Ristek, sekaligus untuk menunjang kelancaran Program Sekolah Penggerak, maka TK Al Hidayah diberikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kinerja sebesar Rp60 juta.
Baca juga: Luwu Utara Terbaik Ketiga Penanganan Stunting di Sulawesi Selatan
“Dana BOP Kinerja ini adalah program dari Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi pelaksana Program Sekolah Penggerak pada TK, sekaligus sebagai bentuk apresiasi dari Kemendikbud Ristek terhadap pelaksana PSP,” jelas Zaenal.
Dana tersebut, kata dia, nantinya akan digunakan untuk merancang Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah pelaksana PSP, serta untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru yang ada di sekolah pelaksana PSP.
“Kita berharap kepala sekolah TK dan guru yang diberi amanah sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak, harus bisa melakukan pengimbasan kepada satuan pendidikan lainnya yang ada di Kabupaten Luwu Utara,” terangnya.
Untuk itu, ia berharap agar program sekolah penggerak ini dapat juga menyentuh sekolah lainnya di Luwu Utara. “Harapan kita adalah semua sekolah di Luwu Utara bisa mendapatkan Program Sekolah Penggerak, tetapi ini sangat ditentukan oleh kompetensi kepala sekolah dan guru di sekolah tersebut,” pungkasnya.
Baca juga: Wabup Luwu Utara Ingatkan Warga Pentingnya Asupan Gizi Seimbang
Untuk diketahui, Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif (karakter) yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Selain Sekretaris Disdikbud Zaenal Wahab, kegiatan Perumusan Visi – Misi Program Sekolah Penggerak (PSP) di Sekolah TK Al Hidayah Masamba, ini juga dihadiri Koordinator Bidang Wilayah Kecamatan Masamba Nurhadin, Kepala Sekolah TK Al Hidayah Wahyuni Hamarong, serta para guru TK Al Hidayah lainnya.
Hal ini diungkap Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Luwu Utara, Zaenal Wahab, saat membuka kegiatan Perumusan Visi-misi TK Al Hidayah Masamba di Ruang Pertemuan TK Al Hidayah, Masamba, Kamis 7 Juli.
Baca juga: Pemkab Luwu Utara Dapat Bantuan Truk dari Bank Sulselbar
Selain TK Al Hidayah Masamba, beberapa TK lainnya juga mendapat PSP, yakni TK Pembina Sabbang, dan TK Pembina Tanalili serta TK Aisyah Masamba.
“TK Al Hidayah Masamba diberi amanah sebagai Sekolah Penggerak, dan hanya ada enam Kepala Sekolah TK yang mendapatkan program ini,” ungkap Zaenal.
Ia mengatakan, sebagai bentuk apresiasi Kemendikbud Ristek, sekaligus untuk menunjang kelancaran Program Sekolah Penggerak, maka TK Al Hidayah diberikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kinerja sebesar Rp60 juta.
Baca juga: Luwu Utara Terbaik Ketiga Penanganan Stunting di Sulawesi Selatan
“Dana BOP Kinerja ini adalah program dari Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi pelaksana Program Sekolah Penggerak pada TK, sekaligus sebagai bentuk apresiasi dari Kemendikbud Ristek terhadap pelaksana PSP,” jelas Zaenal.
Dana tersebut, kata dia, nantinya akan digunakan untuk merancang Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah pelaksana PSP, serta untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru yang ada di sekolah pelaksana PSP.
“Kita berharap kepala sekolah TK dan guru yang diberi amanah sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak, harus bisa melakukan pengimbasan kepada satuan pendidikan lainnya yang ada di Kabupaten Luwu Utara,” terangnya.
Untuk itu, ia berharap agar program sekolah penggerak ini dapat juga menyentuh sekolah lainnya di Luwu Utara. “Harapan kita adalah semua sekolah di Luwu Utara bisa mendapatkan Program Sekolah Penggerak, tetapi ini sangat ditentukan oleh kompetensi kepala sekolah dan guru di sekolah tersebut,” pungkasnya.
Baca juga: Wabup Luwu Utara Ingatkan Warga Pentingnya Asupan Gizi Seimbang
Untuk diketahui, Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif (karakter) yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Selain Sekretaris Disdikbud Zaenal Wahab, kegiatan Perumusan Visi – Misi Program Sekolah Penggerak (PSP) di Sekolah TK Al Hidayah Masamba, ini juga dihadiri Koordinator Bidang Wilayah Kecamatan Masamba Nurhadin, Kepala Sekolah TK Al Hidayah Wahyuni Hamarong, serta para guru TK Al Hidayah lainnya.
(luq)
Lihat Juga :