Polisi Bersenjata Lengkap Kepung Pesantren di Jombang, Buru Anak Kiai Buron Dugaan Pencabulan Santriwati
Kamis, 07 Juli 2022 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Warga Medan Bahagia Kawasan Langganan Banjir Rob Diperbaiki
Upaya pengepungan untuk menjemput paksa MSA ini, terpaksa dilakukan polisi karena sudah sejak akhir 2019 lalu, MSA tidak pernah memenuhi panggilan kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan terkait dugaan pencabulan santriwati tersebut.
Pasukan gabungan polisi bersenjata lengkap, juga sempat dikerahkan mengepung pondok pesantren tersebut, pada Minggu (3/7/2022). Namun upaya itu gagal, dan MSA berhasil lolos dari kejaran polisi.
Baca juga: Kisah Sunan Ngudung, Panglima Perang Demak yang Gugur saat Memimpin Penyerangan ke Majapahit
Bahkan, upaya pendekatan persuasif yang dilakukan Kapolres Jombang, AKBP Nur Hidayat, juga dihalang-halangi oleh ayah MSA, KH. KH Muhammad Mukhtar Mukthi. Kiai sepuh tersebut, meminta polisi tidak menangkap anaknya, dengan alasan menjadi korban fitnah dalam masalah keluarga.
Upaya pengepungan untuk menjemput paksa MSA ini, terpaksa dilakukan polisi karena sudah sejak akhir 2019 lalu, MSA tidak pernah memenuhi panggilan kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan terkait dugaan pencabulan santriwati tersebut.
Pasukan gabungan polisi bersenjata lengkap, juga sempat dikerahkan mengepung pondok pesantren tersebut, pada Minggu (3/7/2022). Namun upaya itu gagal, dan MSA berhasil lolos dari kejaran polisi.
Baca juga: Kisah Sunan Ngudung, Panglima Perang Demak yang Gugur saat Memimpin Penyerangan ke Majapahit
Bahkan, upaya pendekatan persuasif yang dilakukan Kapolres Jombang, AKBP Nur Hidayat, juga dihalang-halangi oleh ayah MSA, KH. KH Muhammad Mukhtar Mukthi. Kiai sepuh tersebut, meminta polisi tidak menangkap anaknya, dengan alasan menjadi korban fitnah dalam masalah keluarga.
(eyt)
Lihat Juga :