Berawal dari Dugaan Pencurian Uang Kotak Amal, Penjaga Makam Keramat Ki Ageng Selo Dianiaya
Rabu, 06 Juli 2022 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Perwakilan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, meminta kedua belah pihak untuk bekerja sama dalam mengelola makam leluhur mereka. Setelah kedua belah pihak berdamai, Abdur Rozak dan Abdur Rouf berjanji tidak akan mengganggu kepengurusan makam Ki Ageng Selo Lagi. Mereka berjanji akan membantu juru kunci untuk mengelola makam secara bersama-sama.
Diketahui, sebuah rekaman CCTV di makam keramat Ki Ageng Selo, yang ada di Kabupaten Grobogan, viral di media sosial. Dalam rekaman video tersebut terlihat seorang juru kunci makam bersama kakaknya diseret puluhan orang untuk dibawa ke luar makam.
Dalam video rekaman CCTV yang terpasang di Masjid Ki Ageng Selo, Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, terlihat dua orang yakni Abdur Rozak yang mengaku sebagai juru kunci sah makam Ki Ageng Selo, bersama kakak sulungnya Abdur Rouf diseret dan dianiaya puluhan orang.
Puluhan orang yang melakukan penganiayaan tersebut, diduga merupakan pengawal Keraton Surakarta. Sempat terjadi perlawanan dan tarik-menarik antara Abdur Rozak dengan puluhan orang yang diduga pengawal Keraton Surakarta, hingga di gapura masuk Masjid Ki Ageng Selo.
Setelah tertangkap, kakak beradik tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dilaporkan. Keduanya dilaporkan ke polisi, karena diduga telah berbuat tindak kejahatan dengan mencuri uang kotak amal makam, dengan cara mencongkel menggunakan linggis.
Diketahui, sebuah rekaman CCTV di makam keramat Ki Ageng Selo, yang ada di Kabupaten Grobogan, viral di media sosial. Dalam rekaman video tersebut terlihat seorang juru kunci makam bersama kakaknya diseret puluhan orang untuk dibawa ke luar makam.
Dalam video rekaman CCTV yang terpasang di Masjid Ki Ageng Selo, Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, terlihat dua orang yakni Abdur Rozak yang mengaku sebagai juru kunci sah makam Ki Ageng Selo, bersama kakak sulungnya Abdur Rouf diseret dan dianiaya puluhan orang.
Puluhan orang yang melakukan penganiayaan tersebut, diduga merupakan pengawal Keraton Surakarta. Sempat terjadi perlawanan dan tarik-menarik antara Abdur Rozak dengan puluhan orang yang diduga pengawal Keraton Surakarta, hingga di gapura masuk Masjid Ki Ageng Selo.
Setelah tertangkap, kakak beradik tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dilaporkan. Keduanya dilaporkan ke polisi, karena diduga telah berbuat tindak kejahatan dengan mencuri uang kotak amal makam, dengan cara mencongkel menggunakan linggis.
(msd)
Lihat Juga :