Sektor Pariwisata di Kobar Harus Terintegrasi dengan Pariwisata Nasional
Minggu, 03 Juli 2022 - 08:13 WIB
loading...
Anggota DPRD Kotawaringin (Kobar), Kalteng mendorong kepada pemerintah daerah, agar sektor pariwisata nasional terintegrasi dengan pariwisata lokal yang ada di Kobar. iNews TV/Sigit
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Anggota DPRD Kotawaringin (Kobar), Kalteng mendorong kepada pemerintah daerah, agar sektor pariwisata nasional terintegrasi dengan pariwisata lokal yang ada di Kobar, sehingga dapat meningkatkan efek domino.
Ketua Komisi B DPRD Kobar Alman Riasyah memgatakan, pemerintah daerah dinilai kurang maksimal dalam mengembangkan sektor wisata, padahal sektor tersebut merupakan program prioritas Pemkab Kobar.
"Kita tau, bahwa Sektor pariwisata adalah program andalan Pemkab Kobar, namun anggaran Dinas Pariwisata cukup kecil. Jadi, kalau itu program andalan maka paling tidak disesuaikan dengan anggarannya," kata Alman baru baru ini.
Politisi Fraksi PDIP ini mengungkapkan terkait pentingnya Integrasi sektor wisata. Diketahui bahwa Kobar memiliki Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), namun sejauh ini keberadaannya belum dapat dimaksimalklan untuk mendongkrak wisata lokal dan ekonomi masyarakat, bahkan pendapatn asli daerah.
"Selama ini, wisatawan Manca Negera begitu datang dari pesawat langsung dijemput menuju kapal dan masuk ke TNTP, dan ketika selesai langsung pulang. Jadi tidak memberikan dampak perekonomian masyarakat dan PAD," ungkapnya.
Ketua Komisi B DPRD Kobar Alman Riasyah memgatakan, pemerintah daerah dinilai kurang maksimal dalam mengembangkan sektor wisata, padahal sektor tersebut merupakan program prioritas Pemkab Kobar.
"Kita tau, bahwa Sektor pariwisata adalah program andalan Pemkab Kobar, namun anggaran Dinas Pariwisata cukup kecil. Jadi, kalau itu program andalan maka paling tidak disesuaikan dengan anggarannya," kata Alman baru baru ini.
Politisi Fraksi PDIP ini mengungkapkan terkait pentingnya Integrasi sektor wisata. Diketahui bahwa Kobar memiliki Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), namun sejauh ini keberadaannya belum dapat dimaksimalklan untuk mendongkrak wisata lokal dan ekonomi masyarakat, bahkan pendapatn asli daerah.
"Selama ini, wisatawan Manca Negera begitu datang dari pesawat langsung dijemput menuju kapal dan masuk ke TNTP, dan ketika selesai langsung pulang. Jadi tidak memberikan dampak perekonomian masyarakat dan PAD," ungkapnya.
Lihat Juga :