Geger! Dada Warga Mandailing Natal Bersimbah Darah Ditembak Orang Tak Dikenal
Sabtu, 02 Juli 2022 - 13:51 WIB
loading...
Apri Wahyudi Nasution (33), warga Kelurahan Pasar Muara Sipongi, Muara Sipongi, Mandailing Natal dievakuasi ke RSUD Panyabungan usai jadi korban penembakan OTK. Foto/SINDOnews/Zia Nasution
A
A
A
MADINA - Geger! Warga Mandailing Natal terluka parah ditembak orang tidak dikenal (OTK). Apri Wahyudi Nasution (33), warga Kelurahan Pasar Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditemukan terluka parah bersimbah darah dengan luka tembak di Kecamatan Tambangan.
Penembakan yang dilakukan oleh OTK itu diduga akibat utang. Korban yang terkena luka tembak pada bagian dada kiri, Jumat (1/7/2022).
Baca juga: Pendeta di Deliserdang Ditembak OTK saat Santai Bareng Istri di Rumah
Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Panyabungan dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI. Kondisi korban lemas, diduga akibat luka tembakan banyak mengeluarkan darah.
Sebelum dibawa ke rumah sakit, Apri Wahyudi sempat mendapat pertolongan pertama dari Klinik Aisyah di Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Karena luka dialami cukup parah, polisi dan warga memutuskan membawa korban ke RSUD Panyabungan.
"Motifnya masih didalami, karena korban belum dapat dimintai keterangan secara keseluruhan," ujar KBO Reskrim Polres Madina, Ipda Bagus Seto kepada wartawan, Sabtu (2/7/2022).
Penembakan yang dilakukan oleh OTK itu diduga akibat utang. Korban yang terkena luka tembak pada bagian dada kiri, Jumat (1/7/2022).
Baca juga: Pendeta di Deliserdang Ditembak OTK saat Santai Bareng Istri di Rumah
Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Panyabungan dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI. Kondisi korban lemas, diduga akibat luka tembakan banyak mengeluarkan darah.
Sebelum dibawa ke rumah sakit, Apri Wahyudi sempat mendapat pertolongan pertama dari Klinik Aisyah di Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Karena luka dialami cukup parah, polisi dan warga memutuskan membawa korban ke RSUD Panyabungan.
"Motifnya masih didalami, karena korban belum dapat dimintai keterangan secara keseluruhan," ujar KBO Reskrim Polres Madina, Ipda Bagus Seto kepada wartawan, Sabtu (2/7/2022).
Lihat Juga :