Kapolda Papua: Teror KKB Meningkat, 44 Kasus selama Semester 1 Tahun 2022
Jum'at, 01 Juli 2022 - 08:49 WIB
loading...
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fachiri menyebut aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami peningkatan di Semester 1 Tahun 2022, yakni sebanyak 44 kasus teror. Foto SINDOnews
A
A
A
JAYAPURA - Kapolda Papua , Irjen Pol Mathius D. Fachiri menyebut aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami peningkatan di Semester 1 Tahun 2022, yakni sebanyak 44 kasus teror.
Angka ini meningkat 11 kasus dari tahun sebelumnya, dan menyebar di hampir seluruh wilayah Pegunungan Papua, seperti di Kabupaten Yahukimo, Intan Jaya, Puncak, Pania, Puncak Jaya Kabupaten Nduga, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Deiyai. Baca juga: Bripda Diego Rumaropen Gugur, Ratusan Keluarga Datangi Kapolda Papua Tuntut Keadilan
"Terjadi peningkatan sebanyak 11 kasus dari 33 kasus di semester 1 tahun 2021 menjadi 44 kasus di Semester 1 Tahun 2022," jelas Irjen Pol Mathius dalam laporan refleksi Semester 1 Tahun 2022 Polda Papua di Mapolda Papua, Kamis (30/6).
Dalam kasus tersebut, lanjut Kapolda, terdapat korban dari pihak TNI Polri dan masyarakat. Yaitu anggota TNI meninggal dunia sebanyak 7 orang dan 12 orang luka sementara anggota Polri 1 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka.
Angka ini meningkat 11 kasus dari tahun sebelumnya, dan menyebar di hampir seluruh wilayah Pegunungan Papua, seperti di Kabupaten Yahukimo, Intan Jaya, Puncak, Pania, Puncak Jaya Kabupaten Nduga, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Deiyai. Baca juga: Bripda Diego Rumaropen Gugur, Ratusan Keluarga Datangi Kapolda Papua Tuntut Keadilan
"Terjadi peningkatan sebanyak 11 kasus dari 33 kasus di semester 1 tahun 2021 menjadi 44 kasus di Semester 1 Tahun 2022," jelas Irjen Pol Mathius dalam laporan refleksi Semester 1 Tahun 2022 Polda Papua di Mapolda Papua, Kamis (30/6).
Dalam kasus tersebut, lanjut Kapolda, terdapat korban dari pihak TNI Polri dan masyarakat. Yaitu anggota TNI meninggal dunia sebanyak 7 orang dan 12 orang luka sementara anggota Polri 1 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka.
Lihat Juga :