Morowali Langganan Banjir, Jubir Perindo: Awasi Pertambangan dan Pulihkan Ekologi
Rabu, 29 Juni 2022 - 23:20 WIB
loading...
Juru Biacara Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Yusuf Lakaseng. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
MOROWALI - Beberapa desa di Kabupaten Morowali , Sulawesi Tengah menjadi langganan banjir tatkala hujan deras melanda. Terbaru, pada 26 Juli lalu banjir melanda Desa Fatufia dan Bahomakur, Kecamatan Bahodopi.
Juru Bicara Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Yusuf Lakaseng mengatakan, banjir yang melanda kawasan PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) itu terdapat 500 kk yang terdampak, ada 350 kk diantaranya harus mengungsi ketempat yang aman.
Baca juga: Banjir Terjang Morowali Utara, Warga Terpaksa Dievakuasi Gunakan Rakit
Dia menyatakan, banjir makin sering terjadi setelah maraknya aktivitas tambang di daerah tersebut. "Semenjak aktivitas pertambangan massif terjadi, bencana banjir terus berulang,” katanya.
Yusuf membeberkan, pada Juni 2019, banjir pernah terjadi dan memakan satu korban nyawa hilang karena terseret arus dan empat jembatan permanen ambruk, pada 15 Juni 2020 juga terjadi banjir.
Juru Bicara Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Yusuf Lakaseng mengatakan, banjir yang melanda kawasan PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) itu terdapat 500 kk yang terdampak, ada 350 kk diantaranya harus mengungsi ketempat yang aman.
Baca juga: Banjir Terjang Morowali Utara, Warga Terpaksa Dievakuasi Gunakan Rakit
Dia menyatakan, banjir makin sering terjadi setelah maraknya aktivitas tambang di daerah tersebut. "Semenjak aktivitas pertambangan massif terjadi, bencana banjir terus berulang,” katanya.
Yusuf membeberkan, pada Juni 2019, banjir pernah terjadi dan memakan satu korban nyawa hilang karena terseret arus dan empat jembatan permanen ambruk, pada 15 Juni 2020 juga terjadi banjir.
Lihat Juga :