Lepas JCH Asal Papua, Fathurrahman Ingatkan Muhasabah Diri Demi Raih Haji Mabrur
Rabu, 29 Juni 2022 - 20:17 WIB
loading...
Kepala Bidang Pembekalan PPIH Embarkasi Makassar, Faturrahman, melepas secara resmi keberangkatan JCH asal Provinsi Papua ke Tanah Suci Mekkah, Rabu (29/6/2022). Foto/SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAKASSAR - Kepala Bidang Pembekalan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Faturrahman, melepas secara resmi keberangkatan JCH asal Provinsi Papua ke Tanah Suci Mekkah, Rabu (29/6/2022).
Dalam sambutannya pada prosesi pelepasan yang digelar di Aula Mina Asrama Haji Makassar, Faturrahman berpesan kepada 393 JCH asal Papua, yang tergabung dalam kloter 15 agar bermuhasabah diri dan meluruskan niat.
Baca Juga: Lepas 195 JCH, Sekkab Gowa Doakan jadi Haji Mabrur
"Bapak ibu silahkan bermuhasabah atau introspeksi diri, bahwa tujuan bapak ibu berangkat ke tanah suci adalah murni untuk beribadah menunaikan rukun islam yang kelima. Dengan demikian bapak ibu akan fokus untuk melaksanakan rukun dan wajib haji sehingga harapan untuk meraih predikat haji mabru r bisa dicapai," ucap dia.
Dikatakan, niat jemaah ke tanah suci tentunya adalah untuk beribadah, olehnya itu ia meminta agar jemaah memperbaiki niat. "Innamal A'malu binniyati, segala perbuatan bergantung pada niatnya. Jadi jangan karena ingin dipanggil Puang Haji sehingga bapak ibu ingin ke tanah suci tapi murni karena niatnya untuk beribadah," terangnya.
Dalam sambutannya pada prosesi pelepasan yang digelar di Aula Mina Asrama Haji Makassar, Faturrahman berpesan kepada 393 JCH asal Papua, yang tergabung dalam kloter 15 agar bermuhasabah diri dan meluruskan niat.
Baca Juga: Lepas 195 JCH, Sekkab Gowa Doakan jadi Haji Mabrur
"Bapak ibu silahkan bermuhasabah atau introspeksi diri, bahwa tujuan bapak ibu berangkat ke tanah suci adalah murni untuk beribadah menunaikan rukun islam yang kelima. Dengan demikian bapak ibu akan fokus untuk melaksanakan rukun dan wajib haji sehingga harapan untuk meraih predikat haji mabru r bisa dicapai," ucap dia.
Dikatakan, niat jemaah ke tanah suci tentunya adalah untuk beribadah, olehnya itu ia meminta agar jemaah memperbaiki niat. "Innamal A'malu binniyati, segala perbuatan bergantung pada niatnya. Jadi jangan karena ingin dipanggil Puang Haji sehingga bapak ibu ingin ke tanah suci tapi murni karena niatnya untuk beribadah," terangnya.
Lihat Juga :