Gubernur Malut Dukung Kerja Sama Antardaerah Jaga Kestabilan Harga
Kamis, 25 Juni 2020 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur juga menerangkan, fluktasi harga barang kebutuhan pokok dipengaruhi oleh tingginya ketergantungan pasokan bahan makanan dan bahan pokok yang 90% dipasok dari luar Provinsi terutama Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Sedangkan, permintaan meningkat sejalan pertambahan jumlah penduduk dan pengembangan kawasan industri baru di Maluku Utara.
Gubernur juga mengatakan, untuk meminimalkan fluktuasi harga diperlukan informasi ketersediaan dan distribusi pasokan bahan kebutuhan pokok yang akurat, sehingga kerja sama antar daerah diperlukan baik antar provinsi maupun di dalam provinsi antar kabupaten/kota.
"Wabah Covid-19 menjadi momentum dalam rangka meningkatkan kerjasama, koordinasi dan kolaborasi untuk mengendalikan inflasi daerah sekaligus mendorong pemulihan ekonomi daerah." Ujarnya
Kegiatan Rakorwil TPID Tahun 2020 dengan tema stabilitas harga menuju indonesia maju "sinergi meningkatkan ketersediaan pangan melalui digitalisasi pertanian" juga melibatkan seluruh Kepala daerah se Sulampua (Sulawesi-Maluku-Papua), Kepala Perwakilan Bank BI se Slampaua dan beberapa instansi terkait lainnya.
Pada Kegiatan rakorwil TPID, Gubernur juga tampak didampingi oleh Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir, Karo Ekonomi, Hasbi Pora, Kadis Pangan Sri Hatari, Kepala Balitbangda Muliyadi Wowor, Kadis Perhubungan Armin Zakaria, Kaban Keuangan, Bambang Hermawan dan Kadis Koperasi dan UKM, WA Jahria.
Gubernur juga mengatakan, untuk meminimalkan fluktuasi harga diperlukan informasi ketersediaan dan distribusi pasokan bahan kebutuhan pokok yang akurat, sehingga kerja sama antar daerah diperlukan baik antar provinsi maupun di dalam provinsi antar kabupaten/kota.
"Wabah Covid-19 menjadi momentum dalam rangka meningkatkan kerjasama, koordinasi dan kolaborasi untuk mengendalikan inflasi daerah sekaligus mendorong pemulihan ekonomi daerah." Ujarnya
Kegiatan Rakorwil TPID Tahun 2020 dengan tema stabilitas harga menuju indonesia maju "sinergi meningkatkan ketersediaan pangan melalui digitalisasi pertanian" juga melibatkan seluruh Kepala daerah se Sulampua (Sulawesi-Maluku-Papua), Kepala Perwakilan Bank BI se Slampaua dan beberapa instansi terkait lainnya.
Pada Kegiatan rakorwil TPID, Gubernur juga tampak didampingi oleh Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir, Karo Ekonomi, Hasbi Pora, Kadis Pangan Sri Hatari, Kepala Balitbangda Muliyadi Wowor, Kadis Perhubungan Armin Zakaria, Kaban Keuangan, Bambang Hermawan dan Kadis Koperasi dan UKM, WA Jahria.
(ars)
Lihat Juga :