Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Banyuasin Butuh Ribuah Petugas PPL
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Diakui Askolani, potensi pertanian Banyuasin masih bisa di tingkatkan lagi, areal rawa di Banyuasin masih banyak yang belum digarap maksimal dan bisa menjadi lahan sawah baru dan areal sawah lebak masih bisa di optimalkan lagi seperti di Rantau Bayur, Rambutan dan Kecamatan lain.
"Begitu juga dengan panen masih bisa di tingkatkan menjadi tiga kali setahun, dimana saat ini baru sebagian yang tiga kali panen, namun sebagian besar sudah dua kali panen terutama di kawasan Jalur," ungkapnya.
Terkait banyaknya saluran primer dan sekunder yang dangkal sehingga mengganggu pengairan areal persawahan, lanjut Askolani, membuat pihaknya tidak dapat menormalisasi karena menjadi kewenangan Kementerian PUPR. (Baca juga: Hilirisasi Produk Karet, Pemrov Sumsel Segera Bentuk BUMD dan Sentra UMKM)
"Begitu juga alat exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian," katanya.
Kemudian, kendala lainnya yakni distribusi pupuk yang sering terlambat datang bahkan tidak ada, sehingga menyulitkan para petani. "Padahal pupuk ini sangat penting sekali," tandasnya.
"Begitu juga dengan panen masih bisa di tingkatkan menjadi tiga kali setahun, dimana saat ini baru sebagian yang tiga kali panen, namun sebagian besar sudah dua kali panen terutama di kawasan Jalur," ungkapnya.
Terkait banyaknya saluran primer dan sekunder yang dangkal sehingga mengganggu pengairan areal persawahan, lanjut Askolani, membuat pihaknya tidak dapat menormalisasi karena menjadi kewenangan Kementerian PUPR. (Baca juga: Hilirisasi Produk Karet, Pemrov Sumsel Segera Bentuk BUMD dan Sentra UMKM)
"Begitu juga alat exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian," katanya.
Kemudian, kendala lainnya yakni distribusi pupuk yang sering terlambat datang bahkan tidak ada, sehingga menyulitkan para petani. "Padahal pupuk ini sangat penting sekali," tandasnya.
(boy)
Lihat Juga :