Rampas Ponsel Wanita, Pemuda Ini Terancam 7 Tahun Bui
Kamis, 25 Juni 2020 - 10:30 WIB
loading...
Petugas memeriksa AS, tersangka perampasan ponsel di Mapolsek Seyegan, Sleman, Kamis (25/6/2020). Foto/SINDOnews/Priyo Set
A
A
A
SLEMAN - AS, 20, Warga Magelang, harus berurusan dengan pihak berwajib setelah merampas ponsel milik Fitria Asturi, 18 , warga Bulu Ngemplaksari, Margomulyo, Seyegan, Sleman.
Kejadian itu terjadi di timur jembatan Dusun Karang Beran, Margodadi, Seyegan, Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB. Atas tindakannya AS sekarang mendekam di tahanan Mapolsek Seyegan, Sleman.
Petugas juga mengamankan ponsel yang dirampas AS dan sepeda motor yang digunakan untuk merampas sebagai barang bukti (BB).
Kapolsek Seyegan, Sleman, AKP Samidi mengatakan kasus ini berawal saat Fitria Astuti yang berboncengan motor dengan temannya saat melintas dari perempatan Seyegan ke arah selatan, merasa ada motor yang membuntuti.
Saat belok kanan di pertigaan Rumah Sakit Taurot, Dusun Karang Beran, Margodari, Seyegan, motor pelaku tetap membuntuti.
Sesampainya di timur jembatan Dusun Karang Beran, Margodadi, Seyegan, motor yang membuntuti memepetnya dan langsung merampas ponsel yang sedang digunakan untuk bermain game. Beruntung Fitria tidak jatuh.
“Mendapatkan ponsel, pelaku langsung pergi dengan motornya. Fitria dan temannya berusaha mengejar sambil berteriak minta tolong,” kata Samidi, Kamis (25/6/2020).
Kejadian itu terjadi di timur jembatan Dusun Karang Beran, Margodadi, Seyegan, Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB. Atas tindakannya AS sekarang mendekam di tahanan Mapolsek Seyegan, Sleman.
Petugas juga mengamankan ponsel yang dirampas AS dan sepeda motor yang digunakan untuk merampas sebagai barang bukti (BB).
Kapolsek Seyegan, Sleman, AKP Samidi mengatakan kasus ini berawal saat Fitria Astuti yang berboncengan motor dengan temannya saat melintas dari perempatan Seyegan ke arah selatan, merasa ada motor yang membuntuti.
Saat belok kanan di pertigaan Rumah Sakit Taurot, Dusun Karang Beran, Margodari, Seyegan, motor pelaku tetap membuntuti.
Sesampainya di timur jembatan Dusun Karang Beran, Margodadi, Seyegan, motor yang membuntuti memepetnya dan langsung merampas ponsel yang sedang digunakan untuk bermain game. Beruntung Fitria tidak jatuh.
“Mendapatkan ponsel, pelaku langsung pergi dengan motornya. Fitria dan temannya berusaha mengejar sambil berteriak minta tolong,” kata Samidi, Kamis (25/6/2020).
Lihat Juga :