Miris! Penderita Kusta Telantar gara-gara Alat Kesehatan di RS Huta Salem Hilang

Sabtu, 25 Juni 2022 - 15:00 WIB
loading...
Miris! Penderita Kusta Telantar gara-gara Alat Kesehatan di RS Huta Salem Hilang
Bekas Rumah Sakit Huta Salem di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, kini tak difungsikan lagi, akibatnya para penderita penyakit kusta terlantar. Foto/iNews TV/Aries Fernando Manalu
A A A
TOBA - Puluhan mantan penderita kusta di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, terlantar. Kondisi ini dipicu oleh tak difungsikannya lagi Rumah Sakit Huta Salem, yang merupakan rumah sakit khusus penyakit kulit.

Baca juag: Hari Kusta Sedunia, Kemenkes: 7.201 Kasus Baru Ditemukan Sepanjang 2021

Tidak difungsikannya lagi rumah sakit yang dibangun Jerman, pada sekitar tahun 1900-an tersebut, dipicu oleh hilangnya alat kesehatan yang ada di rumah sakit. Sejarah panjang rumah sakit tersebut, terancam terkubur untuk selamanya.



Rumah sakit kusta ini, sengaja dibangun di wilayah Toba, karena kala itu banyak ditemukan kasus kusta di Tanah Batak. Salah satunya di daerah Laguboti, Kabupaten Toba. Saat itu, salah satu misionaris berkebangsaan Jerman, Pendeta Steinsiek menemukan banyak penderita kusta di daerah tersebut.

Baca juga: Sampai Hati Bunuh dan Buka Celana Ibu Kandung, Jamal Mirdat: Saya Kesal Sering Dimarahi

Kala itu, penyakit kusta dianggap sebagai penyakit kutukan yang mengakibatkan penderita lepra, sehingga para penderita peyakit kulit ini dikucilkan dan mendapat perlakuan yang tidak manusiawi. Mereka akhirnya ditangani di Rumah Sakit Huta Salem.

Samsul mantan penderita kusta, mengaku sangat kecewa dengan tidak berfungsinya Rumah Sakit Huta Salem ini. "Apalagi barang-barang alat kesehatan yang ada di dalamnya juga tidak ada lagi," tuturnya.

Baca juga: Sadis dan Brutal! Pelajar SMP Sayat Wajah Kakak Beradik di Ladang

Sementara itu, Kepala Seksi Pengasuh Eks Penyakit Kusta Dinas Sosial Kabupaten Toba, Marudut Sitorus menjelaskan, pada tahun 2013 aset Rumah Sakit Huta Salem sudah diserahkan ke dinas kesehatan. "Pada tahun 2017, Gubernur Sumatera Utara menerbitkan surat penyerahan aset berupa gedung dan tanah, tidak ada alat kesehatan," ungkapnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1376 seconds (11.97#12.26)