Nestapa Korban Gempa Bandung, Makan Singkong Rebus Tiap Malam dan Terserang Penyakit
Sabtu, 21 September 2024 - 13:11 WIB
loading...
Ratusan korban gempa di Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung menghadapi kondisi sulit. Foto: iNews TV/Yuan Pangestu
A
A
A
BANDUNG - Ratusan korban gempa di Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung menghadapi kondisi sulit. Di tengah distribusi bantuan belum merata, warga di lokasi pengungsian terpencil terpaksa hanya makan singkong rebus setiap malam.
Bahkan, para pengungsi juga mulai terserang berbagai penyakit kulit, diare, hingga gangguan pernapasan, akibat buruknya kondisi kebersihan di area pengungsian dan alas tidur yang tidak layak. Hal itu diungkapkan salah satu pengungsi, Ririn, Sabtu (21/9/2024).
“Kami hanya bisa makan singkong rebus yang diambil langsung dari kebun. Di malam hari, udara dingin dan kondisi pengungsian yang kotor memperparah keadaan, banyak yang kena penyakit kulit dan diare,” kata Ririn kepada SINDOnews.
Baca juga: Korban Gempa Bandung Akan Mendapat Santunan Rp500.000 selama 6 Bulan
Kondisi ini diperparah dengan minimnya fasilitas yang memadai. Di Kampung Hamerang, pengungsi mendirikan empat tenda secara swadaya yang dihuni oleh lebih dari 120 orang. Setiap tenda pengungsian diisi hingga 40 orang.
Sehingga mereka tidur berdesakan tanpa alas tidur yang layak, menyebabkan mereka rentan terkena penyakit kulit dan gangguan kesehatan lainnya. Bantuan untuk korban gempa sebenarnya terus berdatangan ke posko utama di Kecamatan Kertasari.
Bahkan, para pengungsi juga mulai terserang berbagai penyakit kulit, diare, hingga gangguan pernapasan, akibat buruknya kondisi kebersihan di area pengungsian dan alas tidur yang tidak layak. Hal itu diungkapkan salah satu pengungsi, Ririn, Sabtu (21/9/2024).
“Kami hanya bisa makan singkong rebus yang diambil langsung dari kebun. Di malam hari, udara dingin dan kondisi pengungsian yang kotor memperparah keadaan, banyak yang kena penyakit kulit dan diare,” kata Ririn kepada SINDOnews.
Baca juga: Korban Gempa Bandung Akan Mendapat Santunan Rp500.000 selama 6 Bulan
Kondisi ini diperparah dengan minimnya fasilitas yang memadai. Di Kampung Hamerang, pengungsi mendirikan empat tenda secara swadaya yang dihuni oleh lebih dari 120 orang. Setiap tenda pengungsian diisi hingga 40 orang.
Sehingga mereka tidur berdesakan tanpa alas tidur yang layak, menyebabkan mereka rentan terkena penyakit kulit dan gangguan kesehatan lainnya. Bantuan untuk korban gempa sebenarnya terus berdatangan ke posko utama di Kecamatan Kertasari.
Lihat Juga :