Percepat Pulihkan Pendidikan Pasca Pandemi, Indonesia Dorong Semangat Gotong Royong
Kamis, 23 Juni 2022 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, Iwan mengatakan, Indonesia juga mendorong pembahasan penerapan digital teknologi untuk mencapai pendidikan berkualitas. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi yang menugaskan Kementerian Pendidikan Tinggi agar mendorong penggunaan teknologi untuk memecahkan masalah akses, masalah kualitas dan masalah pemerataan pendidikan kita.
"Sehingga kita terakselerasi memacu kualitas yang mungkin masih tertinggal, namun kita bisa melakukan lompatan. Pada saat yang sama, kita juga harus memperhatikan kelompok-kelompok yang rentan," ujarnya. Baca juga: 3 Penjaga Dilumpuhkan, Perampok Bersenjata Tajam Acak-acak Kantor Dinas Pendidikan Tasikmalaya
Sementara itu, Tim Juru Bicara (Jubir) G20, Maudy Ayunda mengatakan masalah pendidikan merupakan isu yang sangat kompleks. Hal ini dikatakan Maudy ketika ditanya penyebab adanya kesenjangan dan rendahnya tingkat pendidikan di beberapa wilayah di Indonesia.
Menurutnya, performa seorang anak dalam pendidikan tergantung pada banyak hal seperti para orang tua, guru, motivasi diri. Selain itu, juga tergantung pada sumber daya penunjang lainnya seperti sekolah, akses terhadap teknologi dan informasi dan lain sebagainya.
Maka dari itu, Maudy menegaskan, rendahnya mutu pendidikan seseorang tidak bisa dilihat dari satu faktor saja. Namun belajar dari kondisi selama pandemi COVID-19, Maudy menjelaskan, hal yang diperlukan adalah komitmen.
"Sehingga kita terakselerasi memacu kualitas yang mungkin masih tertinggal, namun kita bisa melakukan lompatan. Pada saat yang sama, kita juga harus memperhatikan kelompok-kelompok yang rentan," ujarnya. Baca juga: 3 Penjaga Dilumpuhkan, Perampok Bersenjata Tajam Acak-acak Kantor Dinas Pendidikan Tasikmalaya
Sementara itu, Tim Juru Bicara (Jubir) G20, Maudy Ayunda mengatakan masalah pendidikan merupakan isu yang sangat kompleks. Hal ini dikatakan Maudy ketika ditanya penyebab adanya kesenjangan dan rendahnya tingkat pendidikan di beberapa wilayah di Indonesia.
Menurutnya, performa seorang anak dalam pendidikan tergantung pada banyak hal seperti para orang tua, guru, motivasi diri. Selain itu, juga tergantung pada sumber daya penunjang lainnya seperti sekolah, akses terhadap teknologi dan informasi dan lain sebagainya.
Maka dari itu, Maudy menegaskan, rendahnya mutu pendidikan seseorang tidak bisa dilihat dari satu faktor saja. Namun belajar dari kondisi selama pandemi COVID-19, Maudy menjelaskan, hal yang diperlukan adalah komitmen.
Lihat Juga :