Kemensos RI Beri Perhatian Bocah Penjual Gulali yang Viral di Makassar
Kamis, 23 Juni 2022 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Pekerja Sosial Sentra Wirajaya Makassar, Ichwan menyampaikan permasalahan yang dihadapi PPKS ini cukup kompleks, selain berasal dari keluarga tidak mampu, ternyata keluarga Ilham ini tidak tersentuh bantuan dari program pemerintah seperti PKH, BPNT dan KIS.
Selain itu, Ichwan menambahkan bahwa keluarga PPKS ini memiliki anak berusia 7 tahun yang berkebutuhan atau disabilitas ganda yang tak mampu menjalani perawatan atau pengobatan ke Fasilitas Kesehatan karena memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan Mandiri.
Ichwan melanjutkan bahwa dirinya beberapa hari belakangan ini terus mengurai penanganan permasalahan yang dialami keluarga PPKS.
Dari hasil asesmen yang telah dilakukan, Sentra Wirajaya Makassar mengurai penanganan permasalahan ini menjadi tiga bagian. Pertama untuk penanganan permasalahan ekonomi keluarga, dilakukan upgrade alat usaha.
Yakni dengan mengganti tungku arumanis yang baru dan telah memberikan alat cup sealer, sehingga produk gulali yang dijual dapat dipasarkan ke toko-toko kelontong dan peran orangtua dapat kembali berfungsi sebagai pengampu perekonomian keluarga.
Selain itu, mulai tanggal 21 Juni 2022, tunggakan iuran BPJS Kesehatan telah dilunasi oleh Sentra Wirajaya Makassar dan telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Makassar agar Kartu BPJS Kesehatan PPKS dapat dialihkan ke Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebagai bentuk Jaminan Perlindungan Sosial kepada keluarga PPKS.
Kedua, penanganan permasalahan kepada Ilham berfokus pada pemberian bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) berupa Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (Sembako, Tambahan Nutrisi Anak dan Perlengkapan Sekolah).
Selain itu, Ichwan menambahkan bahwa keluarga PPKS ini memiliki anak berusia 7 tahun yang berkebutuhan atau disabilitas ganda yang tak mampu menjalani perawatan atau pengobatan ke Fasilitas Kesehatan karena memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan Mandiri.
Ichwan melanjutkan bahwa dirinya beberapa hari belakangan ini terus mengurai penanganan permasalahan yang dialami keluarga PPKS.
Dari hasil asesmen yang telah dilakukan, Sentra Wirajaya Makassar mengurai penanganan permasalahan ini menjadi tiga bagian. Pertama untuk penanganan permasalahan ekonomi keluarga, dilakukan upgrade alat usaha.
Yakni dengan mengganti tungku arumanis yang baru dan telah memberikan alat cup sealer, sehingga produk gulali yang dijual dapat dipasarkan ke toko-toko kelontong dan peran orangtua dapat kembali berfungsi sebagai pengampu perekonomian keluarga.
Selain itu, mulai tanggal 21 Juni 2022, tunggakan iuran BPJS Kesehatan telah dilunasi oleh Sentra Wirajaya Makassar dan telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Makassar agar Kartu BPJS Kesehatan PPKS dapat dialihkan ke Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebagai bentuk Jaminan Perlindungan Sosial kepada keluarga PPKS.
Kedua, penanganan permasalahan kepada Ilham berfokus pada pemberian bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) berupa Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (Sembako, Tambahan Nutrisi Anak dan Perlengkapan Sekolah).
Lihat Juga :