Bongkar Mafia Pupuk Bersubsidi, Kejari Pringsewu Periksa 135 Ketua Kelompok Tani
Selasa, 21 Juni 2022 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Median melanjutkan, saat ini penyelidikan masih fokus pada hasil temuan di lapangan, di mana ada sejumlah orang yang bisa membeli pupuk bersubsidi namun tidak terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi.
"Kita mensinyalir adanya orang-orang yang namanya dimasukkan sebagai penerima bantuan pupuk, namun orang tersebut tidak mengetahui atau tidak menerima bantuan pupuk itu," tegasnya.
Baca juga: Kisah Ratu Nilakendra, Raja Kelima Pajajaran Penganut Sekte Tantra yang Mewajibkan Ritual Persetubuhan
Pihaknya juga sudah memeriksa para penyuluh lapangan, distributor, para anggota kelompok tani dan kios-kios pupuk. "Hasilnya, sementara kios-kios pupuk yang ada di Gadingrejo, sudah menyalurkan sesuai dengan kuotanya masing-masing. Namun kita masih tetap cari di mana benang merahnya terkait penyelidikan ini," kata Median.
"Kita belum bisa bilang ada keterlibatan dinas pertanian atau tidak, tapi yang jelas semua pihak yang dalam perencanaan dan pelaksanaan mengetahui kegiatan ini akan kita mintai keterangan, termasuk dinas pertanian," pungkasnya.
"Kita mensinyalir adanya orang-orang yang namanya dimasukkan sebagai penerima bantuan pupuk, namun orang tersebut tidak mengetahui atau tidak menerima bantuan pupuk itu," tegasnya.
Baca juga: Kisah Ratu Nilakendra, Raja Kelima Pajajaran Penganut Sekte Tantra yang Mewajibkan Ritual Persetubuhan
Pihaknya juga sudah memeriksa para penyuluh lapangan, distributor, para anggota kelompok tani dan kios-kios pupuk. "Hasilnya, sementara kios-kios pupuk yang ada di Gadingrejo, sudah menyalurkan sesuai dengan kuotanya masing-masing. Namun kita masih tetap cari di mana benang merahnya terkait penyelidikan ini," kata Median.
"Kita belum bisa bilang ada keterlibatan dinas pertanian atau tidak, tapi yang jelas semua pihak yang dalam perencanaan dan pelaksanaan mengetahui kegiatan ini akan kita mintai keterangan, termasuk dinas pertanian," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :