Nduga Kondusif Pasca Teror KKB 2018, Pengungsi Kembali ke Rumah Masing-masing
Selasa, 21 Juni 2022 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
"Sebab Distrik Yigi sebagai salah satu daerah yang menjadi ancaman teror KKB telah dinyatakan sebagai daerah aman dan kondusif untuk ditempati kembali oleh masyarakat," kata Danrem
Pendeta Sipe Kalnea saat ditemui di Pos Satgas Yonif RK 114/SM mengatakan, masyarakat Yigi saat ini membutuhkan perhatian dari pemerintah melalui TNI untuk membangun kembali daerah yang telah ditinggalkan pasca kejadian tersebut.
“Kami meminta bantuan dari pihak TNI untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas umum seperti gereja, sekolah dan rumah kami yang sudah rusak selama kami tinggalkan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kami berharap pihak TNI dapat menjamin keamanan masyarakat kami dari terror KKB,” ungkapnya.
Dia menambahkan, masyarakat yang sudah bertempat tinggal kembali di kampung Yigi akan memulai kegiatan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup.
J.O Sembiring berharap adanya masyarakat kembali ke Kampung Yigi pelan-pelan akan diikuti oleh masyarakat lain di daerah yang juga ditinggalkan oleh masyarakat pasca kejadian Desember 2018 silam untuk kembali dan membangun kampung halamannya.
Pendeta Sipe Kalnea saat ditemui di Pos Satgas Yonif RK 114/SM mengatakan, masyarakat Yigi saat ini membutuhkan perhatian dari pemerintah melalui TNI untuk membangun kembali daerah yang telah ditinggalkan pasca kejadian tersebut.
“Kami meminta bantuan dari pihak TNI untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas umum seperti gereja, sekolah dan rumah kami yang sudah rusak selama kami tinggalkan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kami berharap pihak TNI dapat menjamin keamanan masyarakat kami dari terror KKB,” ungkapnya.
Dia menambahkan, masyarakat yang sudah bertempat tinggal kembali di kampung Yigi akan memulai kegiatan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup.
J.O Sembiring berharap adanya masyarakat kembali ke Kampung Yigi pelan-pelan akan diikuti oleh masyarakat lain di daerah yang juga ditinggalkan oleh masyarakat pasca kejadian Desember 2018 silam untuk kembali dan membangun kampung halamannya.
Lihat Juga :