Khofifah Ajak Muslimat NU Sidoarjo Lakukan Transformasi Digital Sektor UMKM
Selasa, 21 Juni 2022 - 05:53 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi Kyai dan bu Nyai harus ambil bagian dalam memerangi hoax (kabar bohong), ujaran kebencian, yang menjamur di media sosial yang dapat menganggu persaudaraan dan persatuan ummat," tukasnya.
Seperti diketahui bahwa saat ini di Jawa Timur juga sedang dikembangkan program pemberdayaan ekonomi pesantren one pesantren one product (OPOP). Baca juga: Gubernur Khofifah Beber Tantangan Pancasila sebagai Falsafah Hidup Bangsa
"Jawa Timur saat ini tengah memaksimalkan ekosistem ekonomi syariah. Ada One Pesantren One Product (OPOP), fasilitasi sertifikasi halal, Kawasan Industri Halal (KIH), dan Pembiayaan syariah. Bahkan untuk menjamin konsumsi konsumen kita juga siapkan Juru Sembelih Halal (Juleha)," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor Ali mengatakan, sudah banyak kontribusi yang dilakukan oleh Muslimat NU dalam membawa kemajuan bangsa dan negara, khususnya di bidang pendidikan Islam.
"Saya harapkan Muslimat NU bisa melanjutkan sumbangsih cita-cita pendiri Nahdlatul Ulama. Saya yakin, Muslimat bukan lagi menjadi obyek pembangunan melainkan menjadi subjek pembangunan," tegasnya.
Seperti diketahui bahwa saat ini di Jawa Timur juga sedang dikembangkan program pemberdayaan ekonomi pesantren one pesantren one product (OPOP). Baca juga: Gubernur Khofifah Beber Tantangan Pancasila sebagai Falsafah Hidup Bangsa
"Jawa Timur saat ini tengah memaksimalkan ekosistem ekonomi syariah. Ada One Pesantren One Product (OPOP), fasilitasi sertifikasi halal, Kawasan Industri Halal (KIH), dan Pembiayaan syariah. Bahkan untuk menjamin konsumsi konsumen kita juga siapkan Juru Sembelih Halal (Juleha)," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor Ali mengatakan, sudah banyak kontribusi yang dilakukan oleh Muslimat NU dalam membawa kemajuan bangsa dan negara, khususnya di bidang pendidikan Islam.
"Saya harapkan Muslimat NU bisa melanjutkan sumbangsih cita-cita pendiri Nahdlatul Ulama. Saya yakin, Muslimat bukan lagi menjadi obyek pembangunan melainkan menjadi subjek pembangunan," tegasnya.
(don)
Lihat Juga :