Update PMK di Ponorogo: 8 Sapi Dikubur 1 Lubang, Total 473 Mati dan 4.716 Terpapar
Senin, 20 Juni 2022 - 19:14 WIB
loading...
Proses penguburan delapan ekor sapi yang mati karena terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).Foto/Ahmad Subekhi
A
A
A
PONOROGO - Kematian massal sapi karena penyakit mulut dan kuku (PMK) di Ponorogo, Jawa Timur, terus bertambah. Kasus terbaru, Senin (20/6/2022) sebanyak delapan ekor sapi mati dikubur dalam satu lubang. Keterbatasan obat dan cepatnya penularan menjadi pemicu ledakan kasus ini.
Sapi yang mati Senin (20/6/2022) hari ini, enam di antaranya milik warga Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, dikubur bareng dalam satu lubang. Dua ekor yang lain sudah dikubur di lokasi yang sama beberapa waktu sebelumnya.
Baca juga: PMK Merebak, Pemkot-DMI Malang Sepakat Awasi Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid
Desa Pudak adalah salah satu sentra peternakan sapi perah. Kawasan ini menjadi yang terparah penyebaran PMK. Pemkab setempat mengakui ledakan tersebut dan terjadi sejak dua minggu terakhir.
Dalam sehari, lima hingga 10 ekor sapi mati terpapar PMK. Sapi-sapi itu mati karena kondisinya buruk tidak mendapat pengonatan sehingga lemas dan mati.
Sapi yang mati Senin (20/6/2022) hari ini, enam di antaranya milik warga Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, dikubur bareng dalam satu lubang. Dua ekor yang lain sudah dikubur di lokasi yang sama beberapa waktu sebelumnya.
Baca juga: PMK Merebak, Pemkot-DMI Malang Sepakat Awasi Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid
Desa Pudak adalah salah satu sentra peternakan sapi perah. Kawasan ini menjadi yang terparah penyebaran PMK. Pemkab setempat mengakui ledakan tersebut dan terjadi sejak dua minggu terakhir.
Dalam sehari, lima hingga 10 ekor sapi mati terpapar PMK. Sapi-sapi itu mati karena kondisinya buruk tidak mendapat pengonatan sehingga lemas dan mati.
Lihat Juga :