KKB Dalangi Pembunuhan Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen, 2 Senapan Rampasan Dibawa Kabur ke Nduga
Senin, 20 Juni 2022 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Dia berharap tidak terjadi lagi aksi kekerasan di Tanah Papua.
"Saya berharap ke depan tidak ada lagi kekerasan-kerasan yang dilakukan oleh siapa pun atas nama apapun untuk membuat situasi di tanah Papua selalu tidak nyaman," tandasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS! Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen Dianiaya hingga Tewas di Papua, 2 Senapan Hilang
Irjen Pol Mathius D Fakhiri juga meminta semua pihak tidak perlu berspekulasi dan berkomentar atas peristiwa tersebut, dan mengaitkan dengan politik.
"Tidak perlu komentar-komentar lain saling mencurigai, tentunya kepolisian punya langkah-langkah yang profesional untuk mengatakan ini. Tidak ada kaitannya dengan politik. Ini murni kejahatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang memang selalu berseberangan dengan negara," tandasnya.
"Besok saya akan ke Wamena untuk bisa mengevaluasi secara menyeluruh. Apabila secara intenal ini ada kesalahan prosedur oleh Komandan Kompi, tentunya ini akan dikenakan hukuman yang berlaku di institusi Polri. Saya akan tegas disitu, kalau keluar dari SOP yang selalu saya sampaikan keada jajaran yang melalukan kegiatan operasi di Tanah Papua," ucapnya.
Kapolda juga mengungkap bahwa pelaku pembacokan anggota Brimob Polda Yon D Wamena, Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Jayawijaya adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga.
"Saya berharap ke depan tidak ada lagi kekerasan-kerasan yang dilakukan oleh siapa pun atas nama apapun untuk membuat situasi di tanah Papua selalu tidak nyaman," tandasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS! Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen Dianiaya hingga Tewas di Papua, 2 Senapan Hilang
Irjen Pol Mathius D Fakhiri juga meminta semua pihak tidak perlu berspekulasi dan berkomentar atas peristiwa tersebut, dan mengaitkan dengan politik.
"Tidak perlu komentar-komentar lain saling mencurigai, tentunya kepolisian punya langkah-langkah yang profesional untuk mengatakan ini. Tidak ada kaitannya dengan politik. Ini murni kejahatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang memang selalu berseberangan dengan negara," tandasnya.
"Besok saya akan ke Wamena untuk bisa mengevaluasi secara menyeluruh. Apabila secara intenal ini ada kesalahan prosedur oleh Komandan Kompi, tentunya ini akan dikenakan hukuman yang berlaku di institusi Polri. Saya akan tegas disitu, kalau keluar dari SOP yang selalu saya sampaikan keada jajaran yang melalukan kegiatan operasi di Tanah Papua," ucapnya.
Kapolda juga mengungkap bahwa pelaku pembacokan anggota Brimob Polda Yon D Wamena, Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Jayawijaya adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga.
Lihat Juga :