Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Cabai Lereng Merapi Gagal Panen saat Harga Meroket
Senin, 20 Juni 2022 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
Para petani cabai di lereng Gunung Merapi ini, dibuat resah dengan serangan hama patek pada tanaman cabainya. Akibatnya, banyak cabai yang rusak dan rontok sebelum menjadi merah.
![Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Cabai Lereng Merapi Gagal Panen saat Harga Meroket]()
"Tak hanya hama patek, tanaman cabai juga diserang jamur akar yang mengakibatkan tanaman layu dan mati secara mendadak. Harga cabai yang mengering dan membusuk tersebut, masih laku dijual dengan harga Rp7.000 per kg," tutur Sholeh.
Baca juga: Di Tengah Gelap, Perwira Polri Pimpin Pasukan Bersenjata Gerebek 3 Rumah di Medan
Sementara untuk cabai yang kondisinya bagus, harga di tingkat petani mencapai Rp75 ribu per kg. Sholeh menambahkan, untuk biaya produksi dengan lahan seluas 2.000 meter persegi, minimal petani harus merogoh modal Rp5 juta untuk sekali musim tanam.

"Tak hanya hama patek, tanaman cabai juga diserang jamur akar yang mengakibatkan tanaman layu dan mati secara mendadak. Harga cabai yang mengering dan membusuk tersebut, masih laku dijual dengan harga Rp7.000 per kg," tutur Sholeh.
Baca juga: Di Tengah Gelap, Perwira Polri Pimpin Pasukan Bersenjata Gerebek 3 Rumah di Medan
Sementara untuk cabai yang kondisinya bagus, harga di tingkat petani mencapai Rp75 ribu per kg. Sholeh menambahkan, untuk biaya produksi dengan lahan seluas 2.000 meter persegi, minimal petani harus merogoh modal Rp5 juta untuk sekali musim tanam.
(eyt)
Lihat Juga :