Pengunjung Sinka Zoo Singkawang Tangannya Putus Diterkam Buaya, Ini Kata Polwan AKP Inayatun

Jum'at, 10 Juni 2022 - 19:44 WIB
loading...
Pengunjung Sinka Zoo Singkawang Tangannya Putus Diterkam Buaya, Ini Kata Polwan AKP Inayatun
Polisi menyelidiki adanya pengunjung Sinka Zoo Kota Singkawang, yang diterkam buaya hingga tangannya putus. Foto/iNews TV/Uun Yuniar
A A A
SINGKAWANG - Pengunjung Sinka Zoo Kota Sinkawang, tangannya putus diterkam buaya saat cuci tangan di kolam, Jumat (10/6/20220). Kasus pengunjung kebun binatang diterkam buaya ini, kini tengah diselidiki oleh Polsek Singkawang Selatan.

Baca juga: Hantar Pengunjung ke Sinka Zoo, Sopir di Singkawang Diterkam Buaya hingga Tangan Putus

Kapolsek Singkawang Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah mengatakan, peristiwa pengunjung diterkam buaya ini berawal dari sebuah mobil yang didalamnya terdapat delapan pengunjung datang ke Sinka Zoo Singkawang, untuk berwisata.



"Saat tiba di Sinka Zoo Singkawang, mobil yang dikendarai pengunjung ban belakangnya kempis. Pengemudi mobil tersebut akhirnya mengganti ban yang kempis, dengan ban cadangan," ungkap Inayatun.

Baca juga: Wanita Pelaku Penipuan Investasi Bodong Rp10 Miliar Diringkus saat Sembunyi di Tangerang

Setelah selesai memperbaiki ban tersebut, pengemudi mobil itu menuju ke kolam di dekatnya untuk cuci tangan, lantaran tangannya kotor. Pengemudi itu tidak mengetahui jika di kolam tersebut menjadi tempat penangkaran buaya, saat pengemudi itu jongkok untuk mencuci tangan, tiba-tiba diterkam buaya.

Inayatun mengatakan, berdasarkan informasi dari pengelola Sinka Zoo Singkawang, di dalam kolam tersebut terdapat dua buaya yang masing-masing memiliki ukuran 5 meter dan 3 meter.

Baca juga: Liput Oknum Kades Nikah Tanpa Izin Istri, Wartawan Dianiaya

"Saat ini kami dari Polsek Singkawang Selatan, bersama Satreskrim Polres Singkawang, serta BKSDA Singkawang berupaya untuk mendalami kasus tersebut, untuk menyelidiki kasus pengemudi yang diterkam buaya di Sinka Zoo Singkawang," tegas Inayatun.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2313 seconds (10.55#12.26)