Diskominfo Luwu Utara Dukung Peralihan Siaran TV Analog ke TV Digital

Senin, 06 Juni 2022 - 20:10 WIB
loading...
Diskominfo Luwu Utara...
Kadis Kominfo Luwu Utara, Arief R. Palallo. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A A A
LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) mendukung upaya pemerintah menghentikan siaran TV analog untuk beralih ke TV Digital.

Dukungan ini disampaikan Kepala Diskominfo SP Luwu Utara, Arief R Palallo, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pendistribusian Bantuan Set Top Box (STB) bersama Menteri Kominfo, Johny G Plate, yang dilaksanakan secara virtual belum lama ini.

Baca juga:106 Calon Jamaah Haji Luwu Utara Ikut Bimbingan Manasik Haji

Kadis Kominfo Arief R Palallo mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya penghentian dan penutupan siaran TV analog untuk kemudian beralih ke siaran TV digital . Program Digitalisasi Televisi ini biasa juga disebut Analog Switch-Off (ASO).

“Program ASO ini sudah sesuai dengan Amanat Undang-Undang Cipta Kerja. Di mana Kemkominfo mempunyai tugas menghentikan penyiaran TV analog untuk kemudian beralih ke siaran TV digital ,” kata Kadis Kominfo Luwu Utara, Arief R. Palallo.

Kata Arief, peralihan dari siaran analog ke siaran digital, adalah sebuah proses migrasi siaran televisi. Di mana teknologi penyiaran TV analog itu akan dikonversi ke TV digital atau digantikan oleh TV digital . Migrasi TV ini ditarget selesai pada 2 November 2022.

Dikatakan Arief, untuk mendukung program ASO, Kemkominfo akan menyiapkan piranti set top box (STB) kepada 5,5 juta warga miskin di seluruh Indonesia yang dibagi secara cuma-cuma alias gratis. STB ini adalah sebuah alat untuk dapat menjangkau siaran TV digital.

“Semoga Kabupaten Luwu Utara bisa mendapat bantuan STB untuk tahap pertama,” harapnya.

Salah satu syarat mendapatkan bantuan STB adalah Pemda harus menyiapkan data DTKS yang biasanya ada di perangkat daerah terkait, dalam hal ini Dinas Sosial.

“Insyaallah, kami akan menyiapkan DTKS sesuai permintaan Kementerian Kominfo saat rapat tadi untuk dapat menerima bantuan STB ini,” jelas dia.

Baca juga:Dukung Roadmap Kakao Berkelanjutan, Diskominfo Lutra Siapkan Platform Sistem Monev

Arief menyebutkan, untuk bantuan STB, Kemkominfo menyiapkan 1 juta STB, dan 4,5 juta STB disiapkan pihak swasta.

Yang menjadi kendala, kata dia, adalah belum adanya pemancar yang mampu menangkap siaran TV digital. “Kebutuhan pemancar ini saya kira sangat mendesak karena buat apa ada STB kalau infrastruktur penyiaran seperti pemancar tidak dipenuhi,” imbuhnya.

Kekhawatiran mantan Kakan PDE ini hilang seketika saat ia menghubungi pihak TVRI Stasiun Sulsel dan mendapatkan jawaban yang sedikit dapat memuaskan dia.“Alhamdulillah, barusan saya mendapat jawaban langsung dari Kepala TVRI Stasiun Sulsel,” ungkap dia.

Jawaban apa yang ia terima dari Kepala TVRI Stasiun Sulawesi Selatan, Jati Setyo Wahyu? Arief membeberkan bahwa TVRI akan membangun sebuah pemancar baru di Kota Palopo untuk mengakselerasi pemanfaatan siaran TV digital di wilayah Tana Luwu.

“Insyaallah, TVRI akan membangun pemancar di Palopo pada Agustus 2022 mendatang. Nanti setelah pemancar ini ada, barulah kita berupaya mengusulkan bantuan STB ke Kementerian Kominfo , tentu melalui dukungan data DTKS dari Dinas Sosial,” sebutnya.

Kendati demikian, ia tetap berharap, ada pemancar TVRI yang dibangun di Luwu Utara untuk memudahkan warga menikmati siaran TV digital . “Tadi saya sudah komunikasikan ke beliau. Nah, tahap awal, kita mau undang beliau berkunjung ke Luwu Utara dulu,” terangnya.

Nah, apa Keuntungan TV analog? Dikutip dari berbagai sumber, beberapa keuntungan TV digital adalah gambar semakin berkualitas, layanan TV yang tersedia lebih bagus dan lebih interaktif dari yang sudah ada, serta gambar jauh lebih jernih dibandingkan TV analog.

Baca juga:Sukses Digelar, Bupati Lutra Apresiasi Turnamen Voli Kapolres Cup

Keuntungan-keuntungan ini berlaku bagi seluruh masyarakat yang berada di berbagai pelosok nusantara. Bahkan setiap orang bisa menikmati tayangan yang beranekaragam dengan kualitas gambar yang jauh lebih jernih serta menggunakan teknologi yang canggih.

Selain itu, akan terjadi pemerataan siaran TV berkualitas di seluruh daerah. Masyarakat di pelosok dapat mengakses siaran televisi yang juga diakses masyarakat yang ada di perkotaan. Tak kalah menariknya, akan menghilangkan gesekan frekuensi antarnegara.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Warga Indramayu Tak...
Warga Indramayu Tak Setuju Siaran TV Analog Dimatikan, Ini Alasannya
Peduli Penyiaran, Bupati...
Peduli Penyiaran, Bupati Majalengka Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Penyiaran Digital
Tak Ulas Visi Misi,...
Tak Ulas Visi Misi, Suaib Mansur Banyak Curhat dan Minta Dukungan
Pencarian Korban Bencana...
Pencarian Korban Bencana Banjir Luwu Utara Terus Dilakukan
Warga Sulsel di Jayapura...
Warga Sulsel di Jayapura Galang Bantuan untuk Bencana Masamba
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo untuk 2 Guru Luwu Utara
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved