Partai Perindo Bawa Indonesia Maju, Hary Tanoesoedibjo: Kebijakan Harus Berpihak Pada Rakyat
Sabtu, 04 Juni 2022 - 15:23 WIB
loading...
Ketua Umum Partai DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) saat memberi sambutan secara virtual dalam Pelatihan Juru Bicara yang digelar di Kantor DPW Partai Perindo Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (4/6/2022). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Ketua Umum Partai DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menegaskan bahwa bangsa Indonesia maju ketika akses pendidikan dan kesempatan kerja terbuka luas. Oleh karena itu, Partai Perindo hadir dengan menawarkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Hal itu disampaikan HT memberi sambutan secara virtual dalam kegiatan Pelatihan Juru Bicara yang digelar DPP Partai Perindo di Kantor DPW Partai Perindo Jawa Timur (Jatim) Jalan Kertajaya, Surabaya, Sabtu (4/6/2022).
Baca juga: Partai Perindo Dorong DPW-DPD Maksimalkan Kampanye Program Partai Lewat Media Sosial
Untuk bisa mewujudkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, maka Partai Perindo harus memiliki banyak wakil di legislatif dan juga di eksekutif.
"Partai Perindo punya tujuan sangat konkrit, bahwa Indonesia bisa maju kalau warga sejahtera. Kalau kesejahteraan belum terwujud, sangat sulit tercipta kesatuan dan persatuan itu," katanya.
Dia menambahkan, pemerintah mencanangkan di tahun 2045 atau 100 kemerdekaan, pendapatan rata-rata perkapita warga mencapai USD30.000 per tahun. Saat ini baru sekitar USD4.100 per tahun.
Hal itu disampaikan HT memberi sambutan secara virtual dalam kegiatan Pelatihan Juru Bicara yang digelar DPP Partai Perindo di Kantor DPW Partai Perindo Jawa Timur (Jatim) Jalan Kertajaya, Surabaya, Sabtu (4/6/2022).
Baca juga: Partai Perindo Dorong DPW-DPD Maksimalkan Kampanye Program Partai Lewat Media Sosial
Untuk bisa mewujudkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, maka Partai Perindo harus memiliki banyak wakil di legislatif dan juga di eksekutif.
"Partai Perindo punya tujuan sangat konkrit, bahwa Indonesia bisa maju kalau warga sejahtera. Kalau kesejahteraan belum terwujud, sangat sulit tercipta kesatuan dan persatuan itu," katanya.
Dia menambahkan, pemerintah mencanangkan di tahun 2045 atau 100 kemerdekaan, pendapatan rata-rata perkapita warga mencapai USD30.000 per tahun. Saat ini baru sekitar USD4.100 per tahun.
Lihat Juga :