Percepat Pembangunan Jembatan Joyoboyo, Ikon Baru Surabaya di Tengah Pandemi
Selasa, 23 Juni 2020 - 14:12 WIB
loading...
Jembatan Joyoboyo yang membentang di atas Kalimas akan menjadi ikon baru di Kota Pahlawan.Foto/SINDONews/Aan haryono
A
A
A
SURABAYA - Pandemi Covid-19 sempat membuat mandek pembangunan Jembatan Joyoboyo yang ada di sisi selatan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). Pembangunan itu kembali dipercepat untuk mengejar target penyelesaian sampai akhir tahun ini.
Jembatan yang melintang di atas sungai Kalimas itu akan menjadi ikon baru Kota Pahlawan. Keberadaan jembatan juga menjadi pengurai kemacetan parah yang selama puluhan tahun terjadi di Jalan A Yani. (Baca juga: Libur Kuliah Masa Pandemi, 2 Mahasiswa Edarkan 9 Kg Ganja )
Mulai pagi ini, para petugas proyek pun terlihat sibuk di lokasi itu. Akses jalan menuju proyek itu juga sudah dilebarkan dan ditinggikan. Perlahan pembangunan jembatan itu sudah mulai nampak fisiknya.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati menuturkan, pembangunan jembatan ini terus dilanjutkan meski di tengah wabah COVID-19, karena semua peralatan dan konstruksinya sudah impor. Bahkan, hingga saat ini pembangunan fisiknya sudah mencapai 35%.
“Nanti jadwalnya pada Bulan Agustus sudah sampai pada pekerjaan yang di atas, seperti pemasangan voided slab pada lantainya,” kata Erna, Selasa (23/6/2020).(baca juga: Pemprov Jawa Timur Akan Perkuat Ekspor Emas Perhiasan )
Jembatan yang melintang di atas sungai Kalimas itu akan menjadi ikon baru Kota Pahlawan. Keberadaan jembatan juga menjadi pengurai kemacetan parah yang selama puluhan tahun terjadi di Jalan A Yani. (Baca juga: Libur Kuliah Masa Pandemi, 2 Mahasiswa Edarkan 9 Kg Ganja )
Mulai pagi ini, para petugas proyek pun terlihat sibuk di lokasi itu. Akses jalan menuju proyek itu juga sudah dilebarkan dan ditinggikan. Perlahan pembangunan jembatan itu sudah mulai nampak fisiknya.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati menuturkan, pembangunan jembatan ini terus dilanjutkan meski di tengah wabah COVID-19, karena semua peralatan dan konstruksinya sudah impor. Bahkan, hingga saat ini pembangunan fisiknya sudah mencapai 35%.
“Nanti jadwalnya pada Bulan Agustus sudah sampai pada pekerjaan yang di atas, seperti pemasangan voided slab pada lantainya,” kata Erna, Selasa (23/6/2020).(baca juga: Pemprov Jawa Timur Akan Perkuat Ekspor Emas Perhiasan )
Lihat Juga :