Dilema Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Sabtu, 25 April 2020 - 21:01 WIB
loading...
A A A
Bagi tenaga kesehatan, dengan tidak adanya stigma maka mereka dapat menjalankan tugasnya dengan tenang, lebih bersemangat dan meningkatkan kepercayaan diri dalam memberikan pelayanan.

Masyarakat dan Prilaku Sehat

Sebutan tenaga medis sebagai pahlawan dan garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19 dengan resiko yang sangat besar memang layak diberikan. Namun dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 lebih jauh sesungguhnya adalah masyarakat itu sendiri. Masyarakatlah yang paling menentukan apakah laju penyebaran virus tersebut dibiarkan atau dihentikan.

Perubahan perilaku masyarakat untuk menghindari kerumunan seperti tetap tinggal di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah di rumah, dan rajin cuci tangan menggunakan sabun, serta menggunakan masker ketika di luar rumah merupakan tindakan yang sangat penting untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Selain itu kebiasaan hidup sehat dengan rutin berolah raga, mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan istirahat cukup serta tidak stress merupakan upaya penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) yang dengan sendirinya dapat melawan penyakit yang menyerang tubuh kita. Kesadaran masyarakat sebagai penentu dalam pengendalian penyebaran COVID-19 ini sangat penting supaya negara kita tidak seperti Italia, AS, Equador, Perancis, atau negara-negara lain yang dinilai gagal melawan COVID-19 karena masyarakatnya tidak mengindahkan seruan, himbauan bahkan kebijakan pemerintah.

Dekan FIK UMSurabaya dan Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah - Aisyiyah (AIPNEMA)
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Tenaga Kesehatan...
Ratusan Tenaga Kesehatan Bersinergi, Dorong Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kolaborasi Tenaga Kesehatan...
Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Edukasi Publik di Hari Prematur Sedunia 2025
Nama Hilang di Kepegawaian,...
Nama Hilang di Kepegawaian, Ratusan Nakes Ngamuk di BKPSDM Muna
Rekomendasi
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved