Heboh Aktivitas Kelompok Khilafatul Muslimin, MUI Jabar Koordinasi dengan Polisi
Rabu, 01 Juni 2022 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, tambah Rafani, saat ini, Polres Cimahi dan MUI Kota Cimahi tengah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diduga menyebarkan selebaran tersebut. "Pelaku penyebar selembaran juga di Cimahi sudah ada yang diperiksa, MUI Kota Cimahi juga hadir dengan Polres Cimahi," ujarnya.
Lebih lanjut Rafani mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pendiri kelompok Khalifatul Muslimin pernah terlibat terorisme. "Memang katanya si pendirinya itu pernah terlibat dalam terorisme, cuma itu kan sudah dari 2016. Jadi, yang sedang digali itu ada apa disebarkan di Jabar sekarang-sekarang ini, apa motivasinya," tegas Rafani.
Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan segera melapor jika menemukan penyebar selebaran tersebut. Baca juga: Viral Konvoi Khilafah Gegerkan Brebes, Ini Kesaksian Warga
"Kalau ada yang menyebarkan lagi segera laporkan, baik ke MUI maupun ke pemerintah setempat. Kedua, jangan mudah terpengaruh karena dari bahasanya juga bukan bahasa yang dalam gitu, tidak mencerminkan tingkat intelektual yang tinggi menurut saya di dalam selebarannya itu," tutur Rafani.
"Jadi, saya kira masyarakat tidak akan mudah terpengaruh, tapi tetap kalau menemukan yang menyebarkan laporkan segera," tandasnya.
Lebih lanjut Rafani mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pendiri kelompok Khalifatul Muslimin pernah terlibat terorisme. "Memang katanya si pendirinya itu pernah terlibat dalam terorisme, cuma itu kan sudah dari 2016. Jadi, yang sedang digali itu ada apa disebarkan di Jabar sekarang-sekarang ini, apa motivasinya," tegas Rafani.
Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan segera melapor jika menemukan penyebar selebaran tersebut. Baca juga: Viral Konvoi Khilafah Gegerkan Brebes, Ini Kesaksian Warga
"Kalau ada yang menyebarkan lagi segera laporkan, baik ke MUI maupun ke pemerintah setempat. Kedua, jangan mudah terpengaruh karena dari bahasanya juga bukan bahasa yang dalam gitu, tidak mencerminkan tingkat intelektual yang tinggi menurut saya di dalam selebarannya itu," tutur Rafani.
"Jadi, saya kira masyarakat tidak akan mudah terpengaruh, tapi tetap kalau menemukan yang menyebarkan laporkan segera," tandasnya.
(don)
Lihat Juga :